Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Pengamat Militer dan Intelijen dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Robi Sugara mengatakan, sebagai negara yang menganut gerakan non-blok, Indonesia mempunyai kekuatan untuk mendamaikan perang Rusia-Ukraina.
"Kunjungan Jokowi untuk bertemu dengan Putin (Presiden Rusia Valdimir Putin) dan Zalensky (Presiden Ukraina Volodymyr Zalensky) tentunya memiliki makna yang sangat berarti dan strategis," kata Robi saat dihubungi RM.id, Senin (27/6).
Baca juga : Damaikan Rusia-Ukraina, Jokowi Harus Blak-blakan
Menurut dia, pertemuan itu harus bisa digunakan untuk menurunkan tensi perang di antara kedua negara tersebut. Lebih bagus jika pertemuan itu bisa untuk mengakhiri perang.
Selain punya peran yang strategis karena Indonesia menganut kebijakan politik luar negeri non-blok, saat ini Indonesia mempunya kekuatan besar karena menjadi Presidensi G20. "Kepentingan Indonesia adalah menyukseskan penyelenggaraan G20 yang akan digelar di Indonesia," ujar dia.
Baca juga : Mau Damaikan Rusia-Ukraina, Jokowi: Ini Untuk Cegah Dunia Kelaparan
Menurut Robi, invasi Rusia-ukraina bisa menjadi faktor kegagalan penyelenggaraan G20. Mengingat beberapa pemimpin dunia enggan hadir apabila Putin hadir. "Atau jika hadir harus menghadirkan Zalensky," tukas Direktur Eksekutif Indonesia Muslim Crisis Center (IMCC) tersebut.
Diketahui, Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi menyebut Presiden Jokowi akan bertemu Zelenskyy di Kyiv dan Putin di Moskow.
Baca juga : Bane: Lindungi Kekayaan Intelektual untuk Kemerdekaan Finansial
Kunjungan Jokowi ini dalam rangka kepedulian terhadap isu kemanusiaan dan dalam upaya memberikan kontribusi untuk menangani krisis pangan yang timbul akibat perang Rusia-Ukraina.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya