Dewan Pers

Dark/Light Mode

Menyikapi Kenaikan Kasus Baru

Senin, 20 Juni 2022 06:15 WIB
BUDI RAHMAN HAKIM
BUDI RAHMAN HAKIM

RM.id  Rakyat Merdeka - Seperti sudah diduga sebelumnya, kasus Covid-19 akan kembali melonjak. Sejak sepekan lalu, kasusnya terus naik. Jumlah penambahannya sudah di atas 1.000 dalam sehari.

Pertanyaannya, mau bagaimana sikap kita? Lalu, apakah imbauan pemerintah agar masyarakat kembali mengetatkan protokol kesehatan sudah tepat?

Berita Terkait : Peran Wapres

Tidak ada yang salah dengan imbauan itu. Tapi, kita berharap, pemerintah mematangkan lebih dahulu hal itu ke level yang paling teknis dan praktis. Strategi makro dan jangka panjang itu penting dan tak kalah penting program lapangannya. Bukan hanya jelas konsepnya, tapi jelas dan detail juga panduan pelaksanaannya.

Setelah semua konkret, maka baru di-deliver ke publik. Jauh sebelum di-deliver, pastikan semua aparat terkait berada pada halaman yang sama. Mereka punya persepsi persoalan berikut solusinya yang sama dari atas sampai bawah.

Berita Terkait : Menghapus Mental Impor

Jika ada perbedaan dan perselisihan pemahaman, juga terjadi di dalam ruang rapat. Setelah keluar, semua wajib satu suara dan cukup seorang pejabat yang memaparkan strategi, kebijakan, dan program. Jadi, tidak memberi message yang buruk, ada kegalauan atau perseteruan.

Kita tidak mau kembali naiknya kasus Covid-19 ini jadi panggung politik untuk mengamankan kedudukan atau meningkatkan elektoral menuju 2024. Oleh karenanya, semua harus kompak, solid, dan terarah. Gesture Pemerintah penting dengan jelas terbaca agar menumbuhkan optimisme bahwa semua akan baik-baik.

Berita Terkait : Pendukung Baperan

Kita juga berharap, Pemerintah bisa menghindari paranoid berlebihan. Kita sejatinya lebih tenang dan sabar dengan perkembangan Covid-19. Cukup waspada saja dan kehidupan berjalan seperti biasa.

Berdamai dengan Covid-19 artinya semua komponen bangsa menerapkan kehidupan normal seraya tetap waspada. Ini dalam rangka kehidupan kembali pulih di segala bidang. Yakinlah, Indonesia akan baik-baik saja, sekarang dan masa yang akan datang di kehidupan. ■