Dewan Pers

Dark/Light Mode

Bane Raja Manalu Semangati Emak-emak Binjai Berani Raih Mimpi

Senin, 11 Juli 2022 20:35 WIB
Staf Khusus Menkumham, Bane Raja Manalu (kanan) jadi pembicara Pengembangan Kapasitas Usaha, yang digelar Permodalan Nasional Madani (PNM) di Binjai, Sumatera Utara, Senin (11/7). (Foto: Istimewa)
Staf Khusus Menkumham, Bane Raja Manalu (kanan) jadi pembicara Pengembangan Kapasitas Usaha, yang digelar Permodalan Nasional Madani (PNM) di Binjai, Sumatera Utara, Senin (11/7). (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Staf Khusus Menteri Hukum dan HAM, Bane Raja Manalu, memotivasi kaum ibu warga Binjai, Sumatera Utara, untuk berani bekerja keras melalui segala kesulitan demi meraih mimpinya. Hal itu disampaikan Bane saat menjadi pembicara dalam acara bertajuk “Pengembangan Kapasitas Usaha” yang digelar Permodalan Nasional Madani (PNM) di Binjai, Sumatera Utara, Senin (11/7).

"Jangan berhenti untuk bermimpi. Kita harus berani raih mimpi, raih harapan, walaupun kita pasti mengalami banyak keterbatasan. Banyak yang mengalami masa-masa sulit waktu kecil tapi bisa menjadi orang penting di saat ini,” kata Bane.

Berita Terkait : Diundang Raja Salman, Wapres Dan Istri Tunaikan Ibadah Haji

Bane mengatakan, salah satu cara yang bisa dilakukan emak-emak adalah membuat usaha dan mulai mengembangkannya. Pengembangan usaha, salah satu langkah pentingnya dapat dilakukan dengan membuat dan mendaftarkan merek atau menjadikan UMKM sebagai badan hukum di Kementerian Hukum dan HAM.

Dengan mendaftarkan merek, kata Bane, peluang usaha para ibu untuk naik kelas lebih terbuka. Selain mendapat perlindungan akan merek usahanya, juga akan memudahkan mendapat akses permodalan untuk pengembangan usaha. 

Berita Terkait : Kepala BNPT Minta Praja IPDN Deteksi Dini Gerakan Radikalisme

Menurut Bane, merek tak sebatas logo dan tagline, tapi juga menyangkut komitmen pengusaha dalam memberikan manfaat dan jaminan kualitas untuk konsumennya. Merek akan meningkatkan kepercayaan konsumen yang ujungnya berdampak pada tingginya penjualan dan menambah penghasilan.

"Kita punya merek, daftarkan ke Kemenkumham, tujuannya agar punya manfaat perekonomian. Merek itu memberikan dampak secara finansial," kata alumni Universitas Indonesia tersebut. 

Berita Terkait : Ribuan Kiyai Dan Santri Sumsel Doakan Ganjar Jadi Presiden 2024

Adapun manfaat UMKM berbadan hukum adalah memiliki akses memperoleh pinjaman modal usaha dari perbankan, dapat menjadi penerima bantuan pemerintah (permodalan, pembinaan, maupun akses pasar). “Tujuannya adalah peningkatan perekonomian agar usaha ibu-ibu bisa naik kelas dan mencapai kemerdekaan finansial,” pungkas Bane.■