Dewan Pers

Dark/Light Mode

Barikade Gus Dur Ingatkan Cak Imin Santun Berpolitik

Minggu, 19 Juni 2022 21:35 WIB
Sekretaris Jenderal (Sekjen) ormas Barisan Kader (Barikade) Gus Dur Pasang Haro Rajagukguk. (Foto: Istimewa)
Sekretaris Jenderal (Sekjen) ormas Barisan Kader (Barikade) Gus Dur Pasang Haro Rajagukguk. (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Sekretaris Jenderal (Sekjen) ormas Barisan Kader (Barikade) Gus Dur Pasang Haro Rajagukguk mewarning Ketua Umum (Ketum) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar untuk tidak menggunakan foto Gus Dur untuk kepentingan Cak Imin di Pilpres 2024.

"Kami mendesak Saudara Muhaimin Iskandar agar berpolitik dengan lebih jujur dan santun," ujar Pasang Haro, kepada RM.id, Minggu (19/6).

Pasang Haro menegaskan, peringatan ini merupakan somasi terbuka terhadap Cak Imin atas munculnya pemberitaan di media yang menyertakan foto dengan latar belakang Gus Dur.

Berita Terkait : Aksi Nyata Zulhas Turunkan Harga Migor Ditunggu Lho

Di antara, berita media online CNN Indonesia terbitan Jumat 17 Juni 2022. Di naskah berjudul ‘Demokrat-PKB-PKS Bakal Bentuk Koalisi Pilpres, Segera Diumumkan’ terpampang foto Gus Dur sebagai latar dari Cak Imin.

Menurutnya, pemampangan foto Gus Dur itu menyakiti hati para santri, kader, hingga pengikut Gus Dur.

"Kami, menegur dengan keras agar dalam kegiatan apapun tidak lagi menyertakan gambar, foto, maupun suara  Almaghfurllah Gus Dur sebelum kami mengambil langkah hukum. Karena hal itu sangat menyakitkan bagi kami," tegasnya.

Berita Terkait : Bamsoet Ingatkan Ancaman Serangan Ideologi Pemecah Belah Bangsa

Peringatan ini menurutnya bukan tanpa dasar. Pasalnya, ini adalah intruksi Gus Dur sewaktu masih hidup. Sebagaimana tertuang di dalam surat instruksi Nomor 3750/DPP-01/IV/A.1/XI/2008 dan kemudian dilanjutkan oleh ahli waris beliau.

Dijelaskannya, intruksi tersebut menegaskan larangan menggunakan foto, gambar, suara dalam bentuk apapun dalam segala kegiatan yang digelar Cak Imin.

"Oleh karenanya, keluarga, kami, seluruh santri, kader dan pengikut Gus Dur di seluruh Indonesia sangat keberatan atas gambar atau foto tersebut," pungkasnya. ■