Dewan Pers

Dark/Light Mode

Kompolnas: Jenazah Brigadir J Akan Diautopsi Ulang

Rabu, 20 Juli 2022 20:24 WIB
Gedung Bareskrim Polri. (Foto: Ist)
Gedung Bareskrim Polri. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kompolnas mengatakan, autopsi ulang Brigadir J akan segera dijadwalkan. Hal ini disampaikan Ketua Harian Kompolnas Benny Mamoto, usai menghadiri gelar perkara, yang juga dihadiri kuasa hukum Brigadir J, di Gedung Bareskrim Mabes Polri, Rabu (20/7).

"Tadi dari pihak pengacara minta untuk ada ekshumasi gali kubur dan autopsi ulang,maka akan segera dijadwalkan ekshumasi akan segera dilaksanakan," ungkap Benny.

Berita Terkait : Tuntaskan Kasus Brigadir J, Trimedya Kasih Waktu Polri Sebulan

Menurutnya, autopsi tidak hanya dilakukan Pusdokkes Polri, tapi juga melibatkan forensik independen dari asosiasi dokter forensik. "Inilah bentuk transparansi yang dilakukan," imbuhnya.

Autopsi ini juga dilakukan untuk menjawab keraguan atas hasil autopsi pertama yang dilakukan pada Brigadir J.

Berita Terkait : Selecao Tetap Ditakuti Lawan

"Permintaan untuk autopsi ulang sudah disetujui dan akan diatur waktu pelaksanaannya. Yang jelas dalam waktu tidak terlalu lama," beber Benny. 

Brigadir J disebut tewas akibat tertembak rekannya, Bharada E, di rumah dinas Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo, Jumat (8/7).

Berita Terkait : Kasus Brigadir J, Sandi Situngkir: Biarkan Tim Kapolri Bekerja

Versi polisi, Brigadir J terlibat adu tembak setelah kepergok Bharada E tengah melecehkan istri Irjen Sambo. Kepolisian kemudian membentuk tim khusus untuk mengusut kasus ini. Korps baju cokelat melibatkan pihak eksternal seperti Komnas HAM dan Kompolnas.

Belakangan, Kapolri Jenderal Listyo Prabowo menonaktifkan Sambo dari jabatan Kadiv Propam. Langkah itu dilakukan demi transparansi pengusutan kasus polisi tembak polisi ini. ■