Dewan Pers

Dark/Light Mode

Pengamat Puji Airlangga, Visi Misi PATEN KIB Memang Paten

Kamis, 18 Agustus 2022 22:55 WIB
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto bersama Ketum PAN Zulkifli Hasan dan Ketum PPP Suharso Monoarfa saat mendaftar ke KPU. (Foto: Istimewa)
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto bersama Ketum PAN Zulkifli Hasan dan Ketum PPP Suharso Monoarfa saat mendaftar ke KPU. (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pengamat politik Universitas Esa Unggul Iswadi mengapresiasi Program Akselerasi Transformasi Ekonomi Nasional (PATEN) yang digagas oleh Koalisi Indonesia Bersatu (KIB).

Visi dan misi koalisi yang terdiri dari Golkar, PAN, dan PPP itu menunjukkan tekad Airlangga Hartarto dan KIB yang ingin mengikuti kompetisi sehat di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Langkah ini juga upaya KIB menciptakan kompetisi pemilu berbasis gagasan dibandingkan basis identitas.

"Saya mengapresiasi Airlangga Hartarto, visi misi PATEN KIB memang paten," ujar Ketua Umum Solidaritas Pemersatu Bangsa Indonesia (SPBI) yang juga eks Ketua Relawan Jokowi-JK Provinsi Aceh, Kamis (18/8).

Berita Terkait : Pengamat Politik Unair: Visi dan Misi KIB Bisa Perkuat Demokrasi Negara Ini

Pembina Yayasan Al-Mubarrak Fil-Ilmi tersebut mengatakan, visi misi yang diusung KIB akan membawa kesejahteraan dan kemajuan bagi Indonesia.

Adapun 7 inisiatif utama visi misi PATEN yang ditawarkan KIB yakni pertama, percepatan dan transformasi kesejahteraan rakyat untuk memperbesar kelas menengah, menciptakan lapangan kerja produktif, serta menuju negara maju dan sejahtera sebelum kesempatan emas mulai menutup di tahun 2035.

Kedua, pelayanan kesehatan dan perlindungan sosial untuk seluruh rakyat. Ketiga, pemerataan akses pendidikan dan pelatihan yang berkualitas dan berkesetaraan gender, khususnya bagi generasi muda.

Keempat, ketahanan sistem keuangan, pangan, energi, serta pembangunan yang berkelanjutan dan ekonomi sirkular. Kelima, ketahanan NKRI yang kokoh secara ideologi, sosial-budaya, politik yang menyatukan, pertahanan dan keamanan.

Berita Terkait : Banteng Miskin Teman Koalisi

Keenam, transformasi kelembagaan dan birokrasi yang berbasis pada prestasi (meritokrasi) dan ketujuh kepemimpinan serta hubungan internasional yang berwibawa.

Yang patut diacungi jempol, lanjutnya, KIB bersedia mendapat kritik dan visi misinya boleh diperdebatkan oleh rivalnya dan masyarakat. "Perdebatan ini menjadi indikator bahwa Airlangga lebih siap untuk memenangkan Pilpres 2024," kata akademisi dari Universitas Esa Unggul ini.

Alumni Program Doktoral Manajemen Pendidikan Universitas Negeri Jakarta ini mengatakan, KIB ingin mengadu gagasan dengan menyusun visi dan misi yang wajib dijalankan oleh sosok yang diusung menjadi Capres-cawapres.

Dikatakan, upaya ini adalah bagian dari membentuk kompetisi yang sehat dengan mengajukan ide dan gagasan sebagai daya pikat bagi pemilih maupun kontrak politik bagi kandidat yang mau diusung nanti.

Berita Terkait : Pengamat Apresiasi Airlangga Berperan Penting Dalam Ekosistem Kendaraan Listrik

Karena itu, dia sangat berharap agar semua masyarakat dapat mendukung dan memberikan masukan terhadap visi dan misi KIB. Sebab, sepanjang sejarah, baru kali ini ada koalisi yang lebih mengutamakan program ketimbang mengumumkan Capres-cawapres ke masyarakat luas.

"Ini patut ditiru, sangat baik bagi demokrasi dan membawa kesejahteraan masyarakat dan kemajuan bangsa Indonesia," pungkasnya. ■