Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Berkunjung Ke Sekolah & Klinik Pedalaman Papua
Terisolir, Guru & Suster Semangat Perangi Stunting & Buta Huruf
Selasa, 6 September 2022 18:40 WIB
Sebelumnya
Dari klinik di Korupun dan Nalca, Caroline Riady sempat berkomunikasi dengan Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin.
Di sana, sinyal operator seluler tidak ada. Sehingga jaringan telepon menggunakan internet satelit VSAT. Lewat video call, Menkes diperlihatkan suasana di klinik, dan ditunjukkan beberapa ibu-ibu yang ikut program pengentasan stunting.
Caroline Riady berkomunikasi dengan Menkes Budi Gunadi Sadikin, melalui sambungan internet VSAT. Melaporkan program stunting di Klinik Siloam Distrik Korupun, Yahukimo, Jumat (2/9). (Video: Ratna Susilowati)
Baca juga : Kunjungi PON Papua, Pangdam Kasuari Semangati Kontingen Papua Barat
“Ini Ibu Halusni, anaknya enam dan suaminya meninggal karena malaria. Ibu ini bekerja di ladang, anaknya sekolah kelas 6 SD, ikut program pengentasan stunting,” kata Carol kepada Menkes.
Dengan mengajak banyak pihak ke sana, dia berharap, public private partnership yang terjalin, akan semakin bermanfaat bagi masyarakat Indonesia Timur. Termasuk, Papua.
Klinik Siloam terus dikembangkan. Saat ini, sedang dibangun ruang-ruang tambahan, untuk tempat pemeriksaan dan perawatan. Bangunannya terbuat dari papan-papan kayu, dan atap seng yang bisa digulung.
Baca juga : Sri Mulyani Memang Pandai Merangkai Angka Dan Data
Semua bahan diangkut dari kota menggunakan pesawat.
Bukan hanya sekolah dan klinik. Yayasan Harapan Papua yang didirikan James Riady juga mengalirkan air bersih dari pegunungan, membuat toilet, sarana pembakaran sampah dan membangun solar panel untuk listriknya.
Selain Korupun dan Nalca, masih ada 3-4 ribuan distrik yang masih terisolir di Papua. Yang dikerjakan Keluarga Riady di pedalaman ini sungguh mulia. Tentu dibutuhkan lebih banyak lagi pihak yang turun tangan, agar akses pendidikan dan kesehatan di sana makin merata. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya