Dark/Light Mode

Dianggap Berbahaya

Stop Gunakan Gas Air Mata!

Selasa, 4 Oktober 2022 06:30 WIB
Suasana kericuhan di laga Arema FC vs Persebaya di Stadion Kanjuruhan. (Foto: REUTERS TV)
Suasana kericuhan di laga Arema FC vs Persebaya di Stadion Kanjuruhan. (Foto: REUTERS TV)

 Sebelumnya 
Terbaru, penggunaan gas air mata di stadion Kanjuruhan, Malang, berakibat pada kematian ratusan orang. Lalu, ratu­san lainnya juga mengalami luka ringan hingga berat.

Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo mengungkapkan, pihaknya telah men­erjunkan tim ke Malang, Jawa Timur, untuk memeriksa anggotanya, terkait penggunaan gas air mata yang berujung ratusan lebih nyawa melayang dalam Tragedi Kanjuruhan.

Dia memastikan penggunaan gas air mata bagian dari materi yang sedang didalami. Tim, kata dia, akan memeriksa apakah yang terjadi di lapangan itu sesuai standar prosedur dan lainnya.

Baca juga : Ketum PAN Berduka Atas Tragedi Kanjuruhan, Kecam Penggunaan Gas Air Mata

Akun @sociotalker mengajak netizen ikut menandatangani petisi. Dia mengata­kan, petisi ini sangat penting. “Please join to sign it,” ajaknya. “Tanda tangani dan sebarkan seandainya Anda setuju dengan petisi ini,” timpal @Yunardi99.

Akun @MCAOps mengatakan, gerakan “Stop Penggunaan Gas Air Mata atau #RefuseTearGas adalah desakan publik kepada otoritas keamanan Republik Indonesia untuk tidak menggunakan gas air mata dalam menangani massa.

“Tolak (penggunaan gas air mata atau #RefuseTearGas) dengan menandatan­gani petisi ini,” ajak dia.

Baca juga : Bangun UMKM Berbasis Digital, Bara Foundation Gelar Pelatihan

Akun @ChangeOrg_ID berharap ke­polisian sadar dan segera menghentikan penggunaan gas air mata. Hatinya sedih sekali mendengar sampai ratusan orang meninggal dunia setelah nonton pertand­ingan bola.

“Semoga bisa juga dievaluasi peng­gunaan gas air mata ya pak, seperti yang diminta oleh Blok Politik Pelajar,” harapnya.

Akun @MarsinahdHede menegas­kan, petisi “Stop Penggunaan Gas Air Mata atau #RefuseTearGas merupakan petisi penting untuk meminimalisir ke­brutalan polisi ketika berhadapan dengan massa/rakyat. Kata dia, kepolisian @HumasPolri harus stop penggunaan gas air mata. “Berhadapan dengan sipil kok pakai senjata. Nggak malu apa,” ujarnya.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.