Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
Sebelumnya
Terbaru, penggunaan gas air mata di stadion Kanjuruhan, Malang, berakibat pada kematian ratusan orang. Lalu, ratusan lainnya juga mengalami luka ringan hingga berat.
Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo mengungkapkan, pihaknya telah menerjunkan tim ke Malang, Jawa Timur, untuk memeriksa anggotanya, terkait penggunaan gas air mata yang berujung ratusan lebih nyawa melayang dalam Tragedi Kanjuruhan.
Dia memastikan penggunaan gas air mata bagian dari materi yang sedang didalami. Tim, kata dia, akan memeriksa apakah yang terjadi di lapangan itu sesuai standar prosedur dan lainnya.
Baca juga : Ketum PAN Berduka Atas Tragedi Kanjuruhan, Kecam Penggunaan Gas Air Mata
Akun @sociotalker mengajak netizen ikut menandatangani petisi. Dia mengatakan, petisi ini sangat penting. “Please join to sign it,” ajaknya. “Tanda tangani dan sebarkan seandainya Anda setuju dengan petisi ini,” timpal @Yunardi99.
Akun @MCAOps mengatakan, gerakan “Stop Penggunaan Gas Air Mata atau #RefuseTearGas adalah desakan publik kepada otoritas keamanan Republik Indonesia untuk tidak menggunakan gas air mata dalam menangani massa.
“Tolak (penggunaan gas air mata atau #RefuseTearGas) dengan menandatangani petisi ini,” ajak dia.
Baca juga : Bangun UMKM Berbasis Digital, Bara Foundation Gelar Pelatihan
Akun @ChangeOrg_ID berharap kepolisian sadar dan segera menghentikan penggunaan gas air mata. Hatinya sedih sekali mendengar sampai ratusan orang meninggal dunia setelah nonton pertandingan bola.
“Semoga bisa juga dievaluasi penggunaan gas air mata ya pak, seperti yang diminta oleh Blok Politik Pelajar,” harapnya.
Akun @MarsinahdHede menegaskan, petisi “Stop Penggunaan Gas Air Mata atau #RefuseTearGas merupakan petisi penting untuk meminimalisir kebrutalan polisi ketika berhadapan dengan massa/rakyat. Kata dia, kepolisian @HumasPolri harus stop penggunaan gas air mata. “Berhadapan dengan sipil kok pakai senjata. Nggak malu apa,” ujarnya.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya