Dark/Light Mode

Duh, 152 Anak Alami Ginjal Akut Di 16 Provinsi

Jumat, 14 Oktober 2022 20:25 WIB
Ilustrasi perbedaan kondisi ginjal. (Foto CMIhospital.com)
Ilustrasi perbedaan kondisi ginjal. (Foto CMIhospital.com)

 Sebelumnya 
Piprim mengingatkan, data IDAI belum tentu representatif menggambarkan seluruh kasus di Indonesia. Pasalnya, ada sejumlah rumah sakit di daerah yang enggan melaporkan. Ia juga mewanti-wanti data yang masih sangat dinamis.

Baca juga : 131 Anak Alami Gagal Ginjal Akut, Air Urine Tiba-tiba Turun Drastis

"Memang yang namanya laporan anggota mungkin tidak representatif untuk menangkap semua ya, tergantung teman-teman melaporkan apa tidak. Karena terus terang ada rumah sakit yang alasannya confidential, sehingga kami tak bisa mendatanya, misalnya dari Jawa Timur itu," imbuhnya. 

Baca juga : Maling Kentut Di Muka Polisi

Hingga saat ini, kata dia, penyebab gagal ginjal akut tersebut masih belum diketahui. IDAI menyebutkan bahwa fenomena ini masih belum konklusif atau menemukan titik terang terkait penyebabnya sehingga masih dibutuhkan investigasi lebih lanjut.

Baca juga : Malam Ini, Singo Jajal Kekuatan Macan Kemayoran

"Awalnya kami menduga terkait dengan Covid-19, merupakan suatu MIS-C (peradangan di organ dalam). Tapi setelah di-tata laksana dengan MIS-C, ternyata hasilnya berbeda dengan MIS-C sebelumnya. Penyebabnya memang belum konklusif," pungkasnya.***

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.