Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Wakil Presiden (Wapres) Maruf Amin meminta masyarakat tetap tenang dan waspada dengan munculnya varian Covid-19 jenis subvarian Omicron XBB di sejumlah negara, termasuk di Indonesia.
“Kita sudah menjaga kondisi seperti sekarang, kepada masyarakat tetap harus menggunakan masker dan berhati-hati,” imbau Wapres dalam konferensi persnya usai menghadiri acara Peringatan Hari Santri Nasional 2022 di Pondok Pesantren An-Nawawi Tanara (Penata), Serang, Banten, Jumat (28/10).
Lebih lanjut Wapres menyampaikan, dengan kehati-hatian yang tinggi, masyarakat tetap diminta untuk melakukan aktivitas sehari-harinya. Sebab, rutinitas tersebut dinilai akan membantu dalam menstabilkan roda sosial ekonomi masyarakat yang telah sama-sama dibangun sejak awal terjadinya pandemi Covid-19.
Baca juga : Kongres Masyarakat Adat Nusantara VI Jadi Media Perekat Bangsa
“Tetapi jangan sampai mengganggu mobilisasi masyarakat, jangan sampai ekonomi terganggu,” tutur Wapres.
Pada kesempatan sama, Wapres juga menegaskan, bahwa Pemerintah terus mengkaji perkembangan yang terjadi terkait Covid-19. Hal tersebut, yang kemudian menjadi dasar dalam menentukan status kedaruratan di Indonesia dalam pandemi ini.
“Pemerintah terus mengamati perkembangan. Karena itu, sampai hari ini belum mengubah status pandemi menjadi endemi karena kita masih terus mengamati sambil juga menunggu petunjuk-petunjuk lebih lanjut dari WHO,” tegas Wapres.
Baca juga : Dudung Minta Prajurit TNI AD Waspadai Radikalisme
Lebih lajut, Wapres menyampaikan, bahwa Kementerian Kesehatan telah secara proaktif dan responsif melakukan analisis-analisis terhadap sub varian Omicron XBB dan potensi munculnya sub varian baru ke depan.
Di Kementerian Kesehatan sedang melakukan pengkajian dan seberapa besar berbahaya daripada varian baru itu.
“Pemerintah terus melakukan kajian dan upaya deteksi terhadap varian baru virus Corona,” pungkasnya.
Baca juga : Kemenperin Minta Industri Farmasi Pakai Bahan Baku Yang Aman
Hadir mendampingi Wapres dalam konferensi pers ini Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga S. Uno, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Boy Rafli Amar, dan Pj. Gubernur Banten Al Muktabar.■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya