Dewan Pers

Dark/Light Mode

Jawaban Cerdas Kapolri Saat Ditanya Bolehkah Pengajian Naik Motor Tak Pakai Helm

Minggu, 30 Oktober 2022 08:39 WIB
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Mabinas PB PMII Mahbub Zaki saat bersilaturahmi ke kediaman Habib Umar Muthohar di Pondok Pesantren Al Madinah Cepoko, Gunungpati di Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (29/10). (Foto: Istimewa)
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Mabinas PB PMII Mahbub Zaki saat bersilaturahmi ke kediaman Habib Umar Muthohar di Pondok Pesantren Al Madinah Cepoko, Gunungpati di Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (29/10). (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo ternyata bisa mengimbangi candaan khas kiai Nahdatul Ulama (NU). Hal ini terungkap saat Jenderal Sigit melanjutkan safarinya di Jawa Tengah.

Tepatnya saat dialog santai dengan habaib, ulama dan kiai-kiai Nahdliyin di kediaman Habib Umar Muthohar, Pondok Pesantren Al Madinah Cepoko, Gunungpati di Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (29/10).

Berita Terkait : Pimpinan Komisi III Dengar Kabar Kapolda Jatim Ditangkap Terkait Narkoba

Silaturahmi Kapolri yang berlangsung gayeng ini penuh canda tawa. Sejumlah joke dan pertanyaan pun terlontar. Kapolri beberapa kali tersenyum lebar mendengar sentilan dan guyonan khas kiai NU.

Misalnya, saat moderator Mahbub Zaki melontarkan pertanyaan titipan dari jamaah.

Berita Terkait : Kapolres Malang: Tak Ada Perintah Penggunaan Gas Air Mata di Kanjuruhan

"Pak Kapolri, ini ada pertanyaan dari jamaah, boleh nggak kalau pengajian nggak pakai helm? Cukup pakai peci. Karena setiap pengajian, helmnya hilang. Pengajiannya setiap hari pula," tanya Gus Boby, sapaan akrab Mahbub Zaki kepada Kapolri.

Kapolri yang memakai seragam dinas dengan kopiah hitam tertawa merespons pertanyaan nyeleneh ini.

Berita Terkait : Kapolri Serukan Pentingnya Persatuan Dan Kesatuan

Jenderal Listyo tak langsung menjawabnya. Namun, saat acara telah berkahir, Gus Boby yang juga Mabinas PB PMII ini kembali menanyakan pertanyaan ini. 

"Oh soal itu. Peci itu urusannya keimanan. Kalau helm, urusannya keamanan," jawabnya cerdas disambut gelak tawa para habaib dan kiai yang hadir. ■