Dark/Light Mode

Pengamat Akui Keberhasilan Lawatan Airlangga Hartarto Ke AS

Selasa, 1 November 2022 09:51 WIB
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto diterima secara hangat oleh Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) António Guterres di Headquarters of the United Nations, New York, Amerika Serikat pada Rabu (26/10). (Foto: Ist)
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto diterima secara hangat oleh Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) António Guterres di Headquarters of the United Nations, New York, Amerika Serikat pada Rabu (26/10). (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pakar komunikasi politik dari Universitas Pelita Harapan (UPH) Emrus Sihombing memuji kesuksesan kunjungan kerja Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto ke Amerika Serikat.

Menurutnya, Airlangga berhasil menunjukkan kemampuannya selama lawatan ke Negeri Paman Sam dengan hasil luar biasa.

Sosok Airlangga berhasil membawa misinya ke PBB dan diterima langsung oleh Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres di Markas Besar PBB di New York, tengah pekan lalu.

Tidak semua tokoh atau pemimpin suatu negara bisa diterima langsung oleh Sekjen PBB. Sebab, pertemuan pemimpin pemerintahan bisa berimplikasi besar.

"Kenapa Airlangga Hartarto bisa diterima dengan baik? Tentu karena PBB sebagai institusi besar dan Sekjen PBB yang kharismatis memiliki penilaian sendiri tentang Airlangga Hartarto. Baik sebagai pemimpin partai dan seorang Menko yang sangat dipercaya oleh Presiden Jokowi," kata Emrus dalam keterangannya, Selasa (1/11).

Baca juga : Airlangga: Golkar Tahu Arah Pembangunan

Emrus menambahkan, Airlangga yang juga Ketua Umum Partai Golkar ini sukses menyelesaikan misinya untuk mendapatkan dukungan pada seluruh program yang dibawa sebagai perwakilan RI.

Bahkan, Airlangga berhasil mendapatkan dukungan, bukan hanya dari kalangan swasta tetapi juga pemerintahan AS. Menurutnya, keberhasilan ini membuktikan sosok Ketum Golkar piawai dalam melakukan lobi-lobi dan meyakinkan orang atau lembaga yang ditemuinya.

"Kita tahu, tidak mudah bicara bisnis dan ekonomi dengan para pejabat AS, tetapi Airlangga Hartarto mampu melakukan perannya dengan baik. Itu tentunya juga karena pengalamannya yang panjang di pemerintahan maupun dari aspek kepemimpinannya di Partai Golkar," tegas Emrus.

Pengajar Pascasarjana UPH ini juga mengamini pujian Presiden Joko Widodo yang menyebut Airlangga Hartarto sebagai salah satu tokoh yang memiliki jam kerja tinggi.

Sebagaimana diketahui, pada puncak acara HUT ke-58 Partai Golkar, Jokowi menyebut Airlangga sebagai salah satu sosok yang memiliki jam terbang tinggi. Menurut Jokowi, jam terbang tinggi dibutuhkan pemimpin Indonesia di masa depan.

Baca juga : Pengamat: Presiden Diminta Siapkan Calon Panglima TNI Baru

Bagi Emrus, seribu persen dia setuju dengan pujian Presiden Jokowi. "Dalam skala 1 sampai 1000 persen, saya 1000 persen setuju dengan pernyataan itu,” ujarnya.

Terbukti, di bawah komando Airlangga yang juga Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), Pandemi Covid-19 di Indonesia bisa ditangani dengan baik bersamaan dengan pemulihan ekonomi yang sangat cepat.

Emrus menilai, sosok Airlangga yang masih memiliki darah keturunan dari salah satu kiai besar di Jawa Tengah, Kiai Ageng Gribig ini sebagai figure yang cerdas, pandai, piawai meyakinkan orang lain dengan tidak sekadar asal bicara tetapi berbasis data.

"Airlangga Hartarto ini benar-benar sosok yang berkualitas. Inilah sebenarnya tokoh yang dibutuhkan negeri ini, bukan yang sekadar popular dan tinggi elektabilitasnya," tambah Emrus.

Emrus menyayangkan saat ini banyak lembaga survei mencoba ‘memanipulasi persepsi’ di ruang publik dengan menokohkan orang berdasarkan pada tingkat popularitas dan elektabilitasnya.

Baca juga : Pengamanan Siber G20 Dijamin Tak Ganggu Sinyal Ponsel Warga

Menurutnya, seharusnya mulai dibangun narasi yang mengedepankan aspek kinerja untuk menjadi pemimpin masa depan di Indonesia. Emrus mengakui Airlangga adalah sosok yang tidak terpengaruh dengan hasil survei elektabilitas dan terus membuktikan kinerjanya.

"Prinsipnya, dia fokus bekerja, melaksanakan amanat presiden, berupaya maksimal meningkatkan ekonomi masyarakat dan perekonomian negara. Bagi saya itu yang jauh lebih penting dibanding melakukan pencitraan untuk meningkatkan popularitas dan elektabilitas di survei," tegas Emrus. ■

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.