Dewan Pers

Dark/Light Mode

Dari Lokasi Gempa Cianjur

Supaya Bantuan Cepat Sampai, JK Minta Relawan PMI Perbarui Data

Rabu, 23 November 2022 12:02 WIB
Ketua Umum PMI M Jusuf Kalla meninjau lokasi gempa di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Rabu (23/11). (Foto: Tangkapan layar video)
Ketua Umum PMI M Jusuf Kalla meninjau lokasi gempa di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Rabu (23/11). (Foto: Tangkapan layar video)

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Muhammad Jusuf Kalla (JK) menegaskan, layanan dan distribusi bantuan PMI di gempa Cianjur berjalan dengan baik.

Persediaan logistik dan dukungan relawan PMI, juga telah menjangkau sejumlah wilayah terdampak di sejumlah desa.

Berikut videonya:

Berita Terkait : Demi Korban Gempa Cianjur, NasDem Tunda Jalan Sehat Bersama Anies

Untuk itu, JK meminta relawan terus memperbarui data, sebagai dasar distribusi bantuan dan layanan.

“Terima kasih atas kesiapsiagaan Anda. Bantu masyarakat sekitar, perbarui data, agar cepat menjangkau masyarakat lainnya,” kata JK saat meninjau pengungsian di RT 02/011 Kampung Nagrak, Desa Nagrak, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur, Rabu (23/11).

Tak kurang dari 15 cabang PMI di Jawa Barat, mengirimkan relawan dalam respons gempa Cianjur.

Berita Terkait : Kapolri All Out Kasih Bantuan

Terdapat sedikitnya 200 relawan yang bertugas di layanan logistik, sanitasi dan kesehatan, distribusi air, dukungan psikososial, evakuasi, serta layanan pusat data dan informasi.

Selain memberikan arahan kepada relawan, JK juga berbincang dengan warga pengungsi.

JK mengimbau warga, agar senantiasa menjaga kesehatan, dan mematuhi imbauan relawan bila terjadi gempa susulan.

Berita Terkait : Kapolri Pastikan Warga dapat Bantuan Maksimal

“Ibu jangan panik, bila ada guncangan atau gempa susulan. Patuhi imbauan relawan. Jangan lupa jaga kesehatan. Insya Allah, keadaan akan membaik,” katanya.

Sejauh ini, PMI telah menyalurkan 200 selimut, 100 terpaulin, 3 unit tenda pengungsian, 800 perlengkapan kesehatan, 200 kantong jenazah, 150 paket perlengkapan bayi, serta 300 matras.

Selain itu, PMI juga menyiagakan 3 unit truk angkut, 11 unit truk tangki air, 22 unit ambulans, satu mobil boks, dan 3 unit mobil operasional  ■