Dewan Pers

Dark/Light Mode

Calon Panglima TNI

Pengganti Andika Masih Gelap Gulita

Kamis, 24 November 2022 06:40 WIB
Presiden Jokowi.(Foto: Istimewa)
Presiden Jokowi.(Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Jokowi segera mengirim Surat Presiden (Surpres) tentang pengajuan nama calon Panglima TNI untuk menggantikan Jenderal Andika Perkasa ke DPR. Namun, sampai kemarin, nama calon Panglima TNI tersebut masih gelap.

Awalnya, Surpres tersebut akan dikirim Istana ke DPR kemarin sore. Namun, pengiriman ditunda sampai Senin (28/11) pekan depan.

Berita Terkait : Bayi Lahir Di Tenda Pengungsi Gempa Cianjur, Kang Emil Kasih Nama Gempita

"Surpres tersebut akan disampaikan oleh Mensesneg ke Ketua DPR, dijadwalkan Senin, 28 November 2022," ucap Sekjen DPR Indra Iskandar, dalam tayangan video yang diterima Rakyat Merdeka, kemarin.

Setelah Surpres itu diterima, DPR akan melakukan proses fit and proper test calon Panglima TNI itu sesuai peraturan perundang-undangan yang ada. "Nanti secara teknis akan diatur lanjutan Surpres tersebut untuk ditindaklanjuti oleh Alat Kelengkapan Dewan terkait, berdasarkan penugasan nanti setelah Rapim (Rapat Pimpinan) dan Bamus (Badan Musyawarah) DPR," terangnya.

Berita Terkait : Kapolri Serap Aspirasi Masyarakat Korban Gempa Bumi Cianjur

Menurut Indra, tidak ada aturan yang dilanggar sekalipun Surpres tersebut baru dikirim Mensesneg pekan depan. "Iya betul (bukan kemarin atau sekarang). Saya kira berdasarkan kajian yang ada, hal tersebut tidak menyalahi ketentuan yang ada," tegas dia.

Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad mengiyakan ada penundaan pengiriman Surpres. Ketua Harian DPP Partai Gerindra ini menerangkan, Surpres itu bakal diserahkan langsung Mensesneg Pratikno ke Ketua DPR Puan Maharani. "Seperti mekanisme yang sudah-sudah," ucapnya, di Gedung DPR, kemarin.
 Selanjutnya