Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Bantu Penanganan Bencana Lebih Tepat & Efektif
BIN Operasikan Sistem Intelijen Bencana Di Gempa Cianjur
Jumat, 25 November 2022 08:00 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Jumlah korban bencana gempa bumi Cianjur yang mengungsi ke Posko Bantuan Kemanusiaan BIN (Badan Intelijen Negara) di jalan lintas Labuan-Cianjur terus bertambah. Hingga Kamis (24/11) siang, total pengungsi telah mencapai 315 orang, sehingga BIN harus menambah tempat penampungan hingga 12 tenda.
Untuk menjamin terpenuhinya kebutuhan pelayanan kesehatan para korban, Tim Medical Intelligence BIN juga menambah fasilitas sejumlah ambulan yang dilengkapi fasilitas penanganan medis terbaik dan siap melayani para korban secara cuma-cuma.
Baca juga : Pasokan Listrik Dan BBM Di Cianjur Kembali Normal
“Sejumlah ambulan itu disiagakan di Posko Bantuan BIN agar mudah dijangkau oleh masyarakat yang membutuhkan. Baik oleh saudara kita yang menghuni tenda pengungsian di sekitar posko ini, maupun yang datang dari desa-desa sekitar. Fasilitasnya cukup lengkap, termasuk alat ukur jantung, monitor, oksigen, hingga peralatan bedah ringan,” papar Juru Bicara BIN, Prabawa Ajie di lokasi, kemarin.
Ajie menyebut, untuk mendapatkan layanan kesehatan di sejumlah ambulans tersebut, korban bisa langsung datang dan akan langsung dilayani. Bila diperlukan penanganan lebih lanjut, pasien juga bisa langsung diantar menggunakan ambulans tersebut.
Baca juga : Perhutani Jadi Posko Satgas Bencana BUMN Untuk Korban Gempa Cianjur
“Tim Medical Intelligence kita juga sudah menambah personel. Ada 17 kru gabungan yang diterjunkan, terdiri dari tenaga dokter, perawat, hingga staf pelayanan,” terang Ajie.
Di sisi lain, BIN turut menambah jumlah logistik seperti obat-obatan, makanan pokok dan tambahan, pembalut, hingga fasilitas MCK (mandi cuci kakus).
Baca juga : Gandeng PMI, BantuSaku Salurkan Bantuan Untuk Korban Gempa Cianjur
Tak hanya pelayanan kesehatan fisik, Tim Medical Intelligence juga berupaya melakukan pemulihan psikologis bagi para korban, khususnya anak-anak. Melalui trauma healing, tawa lepas dan senyum riang bisa terlihat lagi di wajah anak-anak dan remaja pengungsi di Posko Bantuan BIN di jalan lintas Labuan-Cianjur, Desa Cijedil, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur.
“Kami senang sekali melihat anak-anak itu bisa senyum, tertawa dalam kegiatan mendongeng, hiburan, dan pembagian hadiah. Acara ini sangat penting sekali; bagaimana kita memberikan pendampingan psikososial,” ucap Prabawa Ajie.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya