Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Soal Presiden Tiga Periode
Bamsoet Dituding Caper Ke Penguasa
Selasa, 13 Desember 2022 07:40 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Wacana jabatan Presiden Joko Widodo tiga periode yang dihembuskan Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Bambang Soesatyo, patut diduga karena sulitnya mengotak-atik jagoan Beringin di Pilpres 2024.
Pendiri Lembaga Survei Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia (KedaiKOPI) Hendri Satrio mengatakan, Golkar saat ini tidak diragukan lagi atas kebulatan tekad menjagokan Ketua Umumnya, Airlangga Hartarto di ajang pesta demokrasi mendatang.
Baca juga : Bamsoet Diserang Kawan Dan Lawan
Dia menduga, Bambang Soesatyo memainkan isu terlarang, memundurkan pemilu untuk mendapatkan perhatian penguasa agar bisa mengalahkan kesolidan nama Airlangga.
Dijelaskannya, Partai Golkar termasuk partainya yang dinamis. Demokrasi dan proses kaderisasi berjalan dengan baik. Makanya tak perlu heran kalau ada faksi di dalamnya, termasuk Airlangga dan Bambang Soesatyo. Bisa jadi, munculnya isu ini terkait jagoan Golkar di Pilpres 2024.
Baca juga : Kemenag Perluas Program Kampung Zakat Ke Desa Meranti
Isu tiga periode ini kembali muncul ketika Bamsoet menyampaikan pendapatnya saat diskusi Proyeksi Ekonomi Politik Nasional, Catatan Tahun Kinerja Pemerintahan Jokowi-Ma'ruf pada Kamis (8/12). Lalu dia meluruskan bahwa pernyataannya itu hanya ajakan untuk berpikir, bukan menunda pemilu.
Pendapat Bamsoet itu ditanggapi sinis oleh kelompok oposisi, termasuk Partai Demokrat. Partai pimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) ini menudingnya sebagai nafsu kekuasaan yang tidak terbendung di tengah situasi rakyat yang sedang susah.
Baca juga : Hoax, Letusan Semeru Bisa Picu Tsunami Hingga Ke Jepang, Ini Alasannya...
“Syahwat kekuasaan sepertinya begitu kuat membungkus sebagian para elit pendukung Pemerintahan hari ini, dibandingkan keinginan untuk memikirkan rakyat kecil dan membantu rakyatyang makin kesusahan sejak pandemi,” ujar Juru Bicara Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra, kepada Rakyat Merdeka, kemarin. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya