Dark/Light Mode

Kalau Tak Jadi Capres Atau Cawapres

Imin Talak Prabowo

Senin, 26 Desember 2022 06:40 WIB
Prabowo Subianto dan Muhaimin Iskandar. (Foto: Istimewa).
Prabowo Subianto dan Muhaimin Iskandar. (Foto: Istimewa).

 Sebelumnya 
Menanggapi ini, politisi Gerindra Andre Rosiade menyatakan, koalisi Gerindra dan PKB masih solid dan tak akan bubar di tengah jalan meski belum mengumumkan nama capres-cawapresnya. Kata dia, komunikasi kedua parpol masih berjalan baik. Hanya saja, kedua pimpinan partai masih mencari momentum yang baik untuk duduk bersama bahas pencapresan.

"Kita lagi menunggu momentum yang pas, Pak Prabowo dan Gus Muhaimin untuk duduk bareng menentukan pasangan capres dan cawapres yang akan disetujui bersama," kata Andre, saat dikontak, Rakyat Merdeka, tadi malam.

Baca juga : Moeldoko Mulai Nangkring Jadi Cawapres Versi Musra

Ketua DPD Gerindra Sumatera Barat ini menegaskan, koalisi juga masih membuka pintu jika ada partai politik lain bergabung. Namun, syaratnya tetap Prabowo sebagai capres.

Pengamat politik Universitas Esa Unggul Jamiluddin Ritonga mengatakan, koalisi yang sudah terbangun saat ini masih relatif cair. Artinya, masih tetap terbuka peluang untuk lanjut sampai mendaftarkan capres-cawapresnya, atau bubar di tengah berjalan. Hal ini juga berlaku untuk koalisi yang sudah mendeklarasikan diri seperti Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya, dan Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) yang beranggotakan Golkar, PAN, dan PPP. Apalagi Koalisi Perubahan yang masih dibahas NasDem, PKS, dan Demokrat. 

Baca juga : Eks Ketua DPP PSI Nilai Erick Thohir Layak Jadi Cawapres Di Pilpres 2024

Kata dia, salah satu faktor berlanjut atau tidaknya koalisi ini bergantung pada nama pasangan capres-cawapres yang akan diusung. "Saat ini peta politiknya masih ambigu, karena parpol masih menghadapi banyak dilema," kata Jamiluddin, kemarin. 

Dia mencontohkan, KIB yang belum satu suara soal siapa capres yang akan diusung. Di satu sisi Golkar ingin mengusung Airlangga Hartarto. Sementara PAN kemungkinan ingin mengusung Ganjar Pranowo.

Baca juga : Kandidat Capres Internal Bakal Kerek Parpol Di KIBĀ 

Koalisi Gerindra PKB juga begitu. Gerindra  masih bersikukuh agar Prabowo menjadi capres. Pun, PKB juga sama ngototnya agar Imin juga bisa maju menjadi peserta Pilpres 2024.

Bagi Prabowo, Pilpres 2024 ini bisa saja peluang terakhir untuk menjadi presiden. Sehingga kemungkinan besar Prabowo juga khawatir dalam memilih sosok cawapres yang kemudian akan ikut membantu mengerek suaranya. "Hal ini tentu menjadi titik rawan bubarnya koalisi," pungkasnya. [BCG]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.