Dark/Light Mode

Jangan Bakar Duit Melulu, Stop Merokok!

Kamis, 29 Desember 2022 09:05 WIB
Ilustrasi Stop Merokok. (Foto: Istimewa).
Ilustrasi Stop Merokok. (Foto: Istimewa).

RM.id  Rakyat Merdeka - Penjualan rokok batangan atau eceran, resmi dilarang. Aturan tersebut tertuang dalam Keputusan Presiden (Keppres) Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 2022 tentang Program Penyusunan Peraturan Pemerintah Tahun 2023 yang diteken Presiden Jokowi, Jumat (23/12).

Poliklitik mengunggah dua meme berkaitan dengan larangan penjualan rokok batangan. Pertama, orang yang sedang memesan rokok samsoe sebatang. Kedua, seorang penjual rokok sedang memberitahu ke pembeli bahwa tidak boleh beli rokok batangan.

Baru-baru ini, kata Poliklitik, Presiden Jokowi mengungkapkan rencana Pemerintah tahun 2023. Salah satunya, melarang jual/beli rokok ketengan atau batangan. Alasannya, rokok batangan selama ini lebih banyak dikonsumsi anak di bawah umur.

“Bagus juga sih kalau alasannya itu. Tapi, gimana nasib sobat-sobat yang ngebet pengen sebat pas tanggal tua gini,” tanya Poliklitik.

Baca juga : Gobel: Rakyat Jangan Cuma Dimanfaatkan Saat Pemilu, Itu Merendahkan...

“Biasanya sih, rokok batangan jadi penyelamat. Ato, mending minta temen aja yak,” tambah Poliklitik dalam cap­tion-nya.

Netizen sepakat dengan kebijakan Pemerintah yang melarang penjualan rokok batangan. Jika terealisasi, dapat menyehatkan masyarakat.

“Sepakat dengan kebijakan Presiden Jokowi. Pemerintah ingin masyarakat jangan bakar duit, karena merokok tidak memberi manfaat apapun,” kata @han­sambodo.

Akun @andribayem1 setuju ji­ka Pemerintah menaikkan cukai dan melarang jual rokok batangan. Hal ini untuk menekan generasi bangsa yang banyak kecanduan rokok, terutama anak-anak sekolah.

Baca juga : Belanda Minta Maaf Melulu, Ganti Rugi Dong...

“Kebijakan paling keren, biar anak di bawah umur nggak merokok,” puji @ andreas_girsang.

“Kalau batangan harganya lebih murah, kalau sebungkus mahal sehingga anak ke­cil belum tentu beli,” ujar @renayo99.

Akun @nelayan_62 menilai, laran­gan penjualan rokok batangan sebagai kebijakan Pemerintah yang bertujuan menyehatkan rakyatnya.

Kata @yudhi.nd, berawal dari rokok batangan banyak masyarakat yang akh­irnya kecanduan rokok.

Baca juga : Daerah Jangan Persulit Investor

“Sedih melihat anak SD sudah menjadi perokok berat karena mudah membeli ba­tangan. Sebaiknya harga rokok dimahalin biar anak kecil tidak bisa beli,” ujar @ fani_satria.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.