Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Gerak Cepat, Waskita Karya Salurkan Ribuan Bantuan Untuk Korban Gempa NTT
- Juventus Menang Tipis di Pekan Pertama Serie A 2026/27
- Ibrahima Konate Ingin Buktikan Diri Di Real Madrid
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
Geledah Ruangan Gubernur Jatim
KPK Menolak Dianggap Sedang Ngerjain Khofifah
Kamis, 29 Desember 2022 06:40 WIB
Sebelumnya
“Terkait dengan itu, tentu setiap orang dipanggil untuk dimintai keterangan sesuai dengan cara dan ketentuan sebagaimana diatur dalam undang-undang hukum acara pidana,” tegasnya.
Penegasan juga datang dari Wakil Ketua KPK Alexander Marwata. Dia mengatakan, pihaknya profesional dalam bekerja.
“Mungkin dipenggeledahan pertama ditemukan informasi lain di samping perkara pokoknya. Jadi, itu dikembangkan oleh penyidik,” kata Alex.
Baca juga : Kembangkan Kasus Suap Dana Hibah Pemprov Jatim, KPK Siap Panggil Khofifah
KPK punya alasan kuat ketika melakukan penggeledahan. Namun, Alex tidak menjelaskan secara terperinci terkait alasan tersebut.
“Kenapa harus dilakukan di ruang gubernur, wakil gubernur, dan apa, PUPR. Yang mengetahui kan penyidik,” jelasnya.
Seperti apa pengembangannya? Alex memastikan pihaknya akan mengumumkan jika ada pengembangan dari kasus tersebut. Terpenting, saksi yang dihadirkan dalam kasus ini kooperatif.
Baca juga : Kauny Quran Luncurkan Gerakan Melek Quran Ngefek di Kehidupan
“Tentu nanti ketika ada proses pengembangan tentu saksi-saksi yang akan dipanggil yang mendukung pengembangan perkara itu,” tandas Alex.
Lalu apa kata Khofifah terkait dugaan sedang dikerjain KPK? Khofifah enggan meresponsnya. “Saya dan jajaran Pemprov Jatim menghormati semua proses yang sedang berjalan,” terang Khofifah, saat dihubungi Rakyat Merdeka, kemarin.
Yang jelas, pihaknya bakal kooperatif membantu tugas KPK dalam memberantas tindak pidana korupsi. “Saya dan jajaran Pemprov Jatim akan membantu data pendukung jika dibutuhkan KPK,” tutup dia. [UMM]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya