Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Kabar bahagia datang bagi umat Islam di awal tahun baru ini. Pemerintah Arab Saudi memastikan akan kasih full alias 100 persen untuk kuota haji bagi jemaah asal Indonesia di tahun 2023 ini. Penambahan ini tentu saja melegakan para calon jemaah haji yang selama ini sudah lama mengantre untuk berangkat ke tanah suci. Syukron, Ji!
Kepastian soal kuota haji penuh di tahun 2023 ini disampaikan langsung Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, usai bertemu dengan Menteri Urusan Haji dan Umroh Arab Saudi, Tawfiq Fawzan Muhammed Alrabiah. Menurut Yaqut, komunikasi yang dilakukan pemerintah Indonesia dengan pemerintah Saudi berjalan baik.
“Sesuai komunikasi saya dengan Menteri Haji Arab Saudi, kuota jemaah haji Indonesia 100 persen,” ungkap Yaqut pada Acara Keleidoskop Capaian Kinerja Kementerian Agama (Kemenag) 2022 di laman resmi Ditjen Haji dan Umrah Kemenag.
Baca juga : Pras Dan Nuri Taher Komit Perkuat Peran Majelis Amanah Persatuan Kaum Betawi
Tak hanya 100 persen, Yaqut optimis, bakal ada lagi tambahan kuota haji bagi Indonesia. Sehingga, musim haji 1444 Hijriah yang diperkirakan jatuh pada akhir Juni 2023, akan jauh lebih besar ketimbang pemberangkatan di tahun 2022 lalu.
“Bahkan bisa bertambah kalau kita negosiasi dalam muktamar haji tahun depan. Artinya tantangan akan jauh lebih berat,” cetus Yaqut.
Dalam kesempatan sama, ia menjelaskan Ditjen Haji dan Umrah Kemenag mendapatkan hasil survei BPS tentang tingkat kepuasan jamaah Haji tahun 2022 yang sangat memuaskan. Hasil survei kepuasaan jemaah haji yang dilakukan BPS menghasilkan indeks 90,45.
Baca juga : Anwar: Menteri Malaysia Rela Potong Gaji 20 Persen, Ditinjau 3 Tahun Lagi
Namun, capaian itu membuat Yaqut tak mau jumawa. Ia menjadikan capaian itu sebagai tantangan dan kerja keras yang harus terus dilakukan ke depan. “Maka kepuasan jemaah haji tahun depan tidak boleh rendah dari capaian tahun ini, dan itu tentu bukan pekerjaan yang mudah,” imbaunya.
Sebelumnya, Saudi membuka operasional ibadah haji bagi jamaah dari luar negaranya usai dua tahun absen imbas pandemi Covid-19 pada penyelenggaraan haji 1443 H/2022 lalu. Namun, Saudi hanya memberikan kuota terbatas, yakni 1 juta jamaah dari luar negaranya. Khusus untuk pelaksanaan haji tahun 1444 H/2023 tahun ini, otoritas Saudi belum mengumumkan kuota bagi jamaah haji dari luar negara tersebut.
Anggota Komisi VIII DPR Bukhori mengamini pernyataan Menag tersebut. Menurutnya, sesuai informasi yang ia terima usai berkunjung ke Saudi, bahwa Indonesia berpeluang mendapat kuota tambahan haji 100 persen di tahun ini.
Baca juga : Tjiwi Kimia Masuk Jajaran 50 Perusahaan Publik Terbaik
“Saya telah sampaikan kepada Gus Men (Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas) bahwa perlu dipertimbangkan untuk mengambil pendekatan informal kepada Arab Saudi untuk bisa memenangkan kepentingan jemaah haji kita, termasuk soal memaksimalkan peluang mendapatkan kuota tambahan,” ungkap Bukhori.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya