Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Sebelumnya
“Ternyata Rizal Ramli ini makin ngawur dan bodoh. Tunjukkan, kapan saya bilang bahwa setiap orang yang masuk kekuasaan menjadi iblis. Gobloklah pernyataan tersebut. Kapan dan dimana saya bilang banget? Ayo. Saya bilangnya bukan bangetlah, tapi begini,” tutur Mahfud.
Ia menegaskan, sewaktu menjabat sebagai Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) 2012 silam, pernah mengungkapkan, bahwa sistem Pilkada perlu ada perbaikan. Sebab jika tidak, malaikat pun jika masuk ke dalam sistem tersebut bisa jadi iblis.
“Waktu itu yang saya bilang, jika sistem Pilkada tidak diubah maka ‘malaikat pun kalau masuk ke dalam sistem bisa jadi iblis’. Waktu itu (2012) sebagai Ketua MK saya sampaikan itu sebagai usul agar sistem Pilkada diubah, sebab sistem yang ada mendorong kepala daerah korupsi sehingga banyak yang masuk penjara,” tegas Mahfud.
Baca juga : Ariel Tatum Awali Tahun Baru Dengan Merokok
Mahfud menyesalkan pernyataan Ramli dalam sebuah pemberitaan. Ia mengklaim, dirinya tidak antikritik atas sebuah pemberitaan Rizal Ramli tersebut.
“Anda Rizal Ramli merajalela ngawurnya karena didiamkan sehingga merasa pintar. Saya tahulah Anda itu siapa. Sebodoh apapun tak mungkinlah, selama punya otak, kita mengatakan bahwa orang yang masuk kekuasaan jadi iblis. Saya tidak anti kritik. Tapi kalau orang menjawab dan mengkritik balik jangan dituding antikritik, ya,” pesan Mahfud.
Ia menyebut “jurus mabok” Ramli sesekali harus dipatahkan. Jika terus dibiarkan, hal itu akan dianggap wajar. Lagipula bukan hanya Mahfud, yang ingin menyerang balik, karena sebelumnya ada mantan wakil presiden Jusuf Kalla.
Baca juga : Mahfud MD: Jangan Sebut Lagi Korupsi Sebagai Budaya
“Sorry deh. Rizal Ramli yang duluan mengolok saya dengan kasar, tapi tanpa data. Hampir tiap hari dia mengolok orang lain dengan kasar, tapi didiamin saja. Yang mau membalik serangan dia, dalam catatan saya, adalah Pak JK dan saya. Sesekali perlu dilawan dengan cara yang setara agar tak menyesatkan orang lain,” cetus Mahfud.
Balasan menohok Mahfud MD itu pun langsung riuh di Twitter. Ada yang mendukung eks Ketua MK itu ‘menghajar’ Rizal Ramli. Sebaliknya, tidak sedikit juga yang malah ikut-ikutan Rizal Ramli menyerang Mahfud.
Setelah viral dan menuai banyak sorotan, Rizal Ramli menjawab serangan Mahfud. Tidak ingin berdebat soal substansi yang disampaikan Mahfud, Rizal malah menyebut kalau Menko Polhukam itu sedang panik.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya