Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
RM.id Rakyat Merdeka - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) berencana bekerja sama dengan platform media sosial TikTok. Harapannya, agar ada kanal khusus informasi Pemilu 2024 di aplikasi ini.
Anggota Bawaslu, Lolly Suhenty mengatakan, informasi Pemilu 2024 harus mengisi ruang publik termasuk media sosial. Selain kanal informasi Pemilu 2024, kanal pelaporan juga penting. Khususnya, membasmi konten kepemiluan yang melanggar dan memecah belah.
Baca juga : Mitsubishi Indonesia Ganti Presiden Direktur
“Kerja sama ini harus diiringi kapasitas jajaran Bawaslu,” harap Lolly Suhenty saat berdiskusi dengan perwakilan Tiktok Indonesia di Kantor Bawaslu, Jakarta, belum lama ini.
Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas Bawaslu iyu menjelaskan, perlu adanya menyamakan persepsi mengenai standar komunitas di Tiktok sesuai dengan aturan yang ada dalam Undang Undang Nomor 7 Tahun 2017.
Baca juga : KPK Sidik Korupsi Pengadaan Benih Bawang Merah Di NTT
Diingatkan, dunia maya, khususnya media sosial, kini merasuk ke semua generasi. Dari mulai generasi Z maupun generasi di atasnya. “Oleh karenanya, percakapan positif harus mendominasi. Bukan yang negatif. Seluruh platform harus merasa ikut bertanggung jawab,” tandasnya.
Tiktok Indonesia menyambut baik rencana MoU dan penandatanganan kerja sama dengan Bawaslu. Melalui Public Policy & Goverment Relation Manager Faris Mufid, mengungkapkan, pengguna TikTok kurang lebih 230 juta akun di Asia Tenggara.
Baca juga : Nuning Gelar Sosialisasi Partai Perindo Di Purworejo
Apabila Bawaslu ingin membuat konten kampanye edukasi Pemilu 2024, dia yakin akan mendapat respons positif dari pemakai platform ini. Apalagi, tambah dia, pada 2021, jenis konten edukasi berada di nomor dua, kalah dari kategori komedi.
“Ini peluang, bahwa demand konten edukasi di Tiktok itu besar. Banyak partner kami yang baru-baru membuat konten edukasi dan responnya positif,” ujarnya. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya