Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Sayangkan Unjuk Rasa Di UMMAD
Muhammadiyah Ajak Semua Pihak Kedepankan Tabayun Dan Dialog
Sabtu, 25 Maret 2023 15:47 WIB
Sebelumnya
Wakil Ketua Pimpinan Daerah Munammadiyah (PDM) Kota Madiun Warsito, menuturkan, setelah kepemimpinan sekarang, UMMAD dipandang mengalami progres yang baik dipandang dari segi sarana dan prasarana kampus.
"Intinya dari fisik dan sarpras menunjukkan perubahan yang luar biasa dan itu diakui masyarakat Madiun dan mahasiswa, " ujar Warsito.
Dia juga menyatakan, ada sistem pengelolaan keuangan baru pada periode saat ini, sehingga lebih transparan dan akuntabel. Karena itu, Wakil Ketua PDM Madiun itu optimis, UMMAD ini akan mengalami kemajuan.
"UMMAD akan maju dan berkembang dengan kepemimpinan sekarang karena lebih tertata. Karena saat ini saja sudah ada perubahan yang sangat luar biasa, baik sarana prasarana maupun sistem pembelajaran, dan itu diakui oleh masyarakat Madiun dan sekitarnya. Itu ditunjukkan dengan meningkatnya jumlah mahasiswa baru pada tahun ini," bebernya.
Sementara itu, dosen Progran Studi Ilmu Kesejahteraan Sosial UMMAD Wariyatun, menuturkan adanya perubahan yang relatif cepat ke arah perbaikan dan kemajuan di bawah kepemimpinan yang baru.
"Sejak saya bergabung tahun 2020 sampai detik ini saya merasakan betul UMMAD mengalami perubahan yang cepat dengan manajemen baru, " ujar Wariyatun.
Baca juga : Peringatan Kiai Said Aqil Siradj Soal Pajak Bikin Semua Pihak Bergerak
Dia menambahkan perubahan yang signifikan terlihat dari segi infrastruktur maupun suprastruktur. Ia mencatat beberapa poin perubahan yang terjadi setelah manajemen baru.
Dari segi infrastruktur, UMMAD sekarang telah tertata baik dari gedung, ruang dosen, maupun sarana dan prasarana belajar di kelas.
"Perubahan dari aspek infrastruktur sangat kelihatan, " ujar Wariyatun.
Dari segi suprastruktur ia mencatat terjadi perubahan pada sistem. Sistem keuangan yang dahulunya manual kini telah dibuat sistem administrasi online, sehingga terdapat transparansi dalam aspek keuangan.
Dari aspek SDM juga mengalami perubahan, yang kini terdapat tes dan rekrutmen yang jelas dan sistematis, serta penempatan dosen disesuaikan dengan bidang ilmunya dan jumlah dosen disesuaikan dengan rasio mahasiswa.
"Saya melihat teman dosen sekarang semangat,” katanya.
Baca juga : Ganjar Pranowo Apresiasi Kontribusi Muhammadiyah-Aisyiyah Untuk Bangsa Dan Dunia
Selain itu dari segi akademik terdapat sistem Siakad yang akan membantu mahasiswa dalam melangsungkan aktivitas akademik.
Dari segi penelitian dan pengabdian masyarakat kini sudah terdapat kejelasan sistem dengan dibentuknya Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) dan dibentuknya sistem BIMA, yang memungkinkan dosen dapat dengan mudah mengunggah proposal penelitian.
"Kemarin antusiasme dosen tinggi, sehingga ada 30-40 proposal masuk," ujar Wariyatun yang juga menyoroti adanya transparansi, partisipatif, akuntabel dan distributif di UMMAD saat ini.
Ketua Lembaga Bantuan Hukum Pimpinan Pusat Muhammadiyah (LBH PP Muhammadiyah), Taufiq Nugroho menambahkan, pihaknya menghargai segala aspirasi mahasiswa.
Namun ia mengingatkan, aspirasi yang disampaikan harus dengan baik dan informasinya harus akurat.
"Sehingga tidak menjurus fitnah. Kalau informasi itu mengandung fitnah, tentu akan bisa masuk ranah delik pidana," ujar Taufiq.
Baca juga : Sebelum Pelaksanaan Muswil, Muhammadiyah DKI Jakarta Gelar Silaturahmi dan Dialog
Taufiq menuturkan pihaknya akan mendalami video yang tersebar, dan merekomendasikan kepada pihak UMMAD untuk membentuk tim etik guna menangani permasalahan tersebut.
"Namun ketika nanti kita panggil dan nyatanya tidak benar dan tetap terus menyebarkan informasi tidak benar atau fitnah, maka kami akan lakukan tindakan hukum," ingat Taufiq.
Diktilitbang PP Muhammadiyah akan tetap mempertahankan manajemen baru di UMMAD sesuai surat keputusan yang telah ditetapkan sebelumnya. ■
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link http://t.me/officialrakyatmerdeka, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya