Dark/Light Mode

BP2MI Ajak Kepala Daerah Teken MoU Perlindungan PMI

Jumat, 14 April 2023 10:42 WIB
Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani saat menyampaikan kata sambutan tentang peran negara terhadap PMI di gedung PMI, Pancoran, Jakarta, Kamis (13/4). (Foto: Istimewa)
Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani saat menyampaikan kata sambutan tentang peran negara terhadap PMI di gedung PMI, Pancoran, Jakarta, Kamis (13/4). (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani memberikan perhatian khusus terhadap PMI. Bahkan, Benny menggandeng kepala daerah untuk menandatangani nota kesepahaman (MoU) guna melindungi PMI.

Menurutnya, masih ada mafia yang melakukan praktik curang dalam merekrut PMI. Alhasil, kehidupan PMI di luar negeri berakhir memprihatinkan.

"Ada potret penempatan ilegal anak-anak bangsa, dan ada potret pekerja migran Indonesia yang diberangkatkan legal. Negara benar-benar hadir memperlakukan PMI secara hormat. Perlindungan tiga dimensi dilakukan," kata Benny di gedung BP2MI, Pancoran, Jakarta, Kamis (13/4).

Baca juga : BPS: Harga Gabah Dan Beras Turun Karena Panen Raya Merata

Untuk itu, dia mengajak Pemerintahan Daerah menjaga dan melindungi para calon PMI dari tangan-tangan jahil mafia sindikat PMI untuk diperjualbelikan ke luar negeri dengan modus dipekerjakan. 

Dia menegaskan komitmen BP2MI untuk memerangi sindikat penempatan ilegal PMI. Menurutnya, kejahatan kemanusiaan melalui penempatan non-prosedural PMI tidak boleh didiamkan.

Seluruh kementerian/lembaga, dan stakeholder diharapkannya bergerak.

Baca juga : Anak Pahlawan Revolusi Umrah Bareng Jenderal Dudung

"Kenapa saya marah, karena 80 persen korban penempatan ilegal itu adalah ibu-ibu. Ini tidak bisa dibiarkan," tegas politisi partai Hanura itu.

Bagi Benny melawan sindikat merupakan keterpanggilan historis. Dengan energi yang powerful dan soliditas semua pihak, Benny optimis praktek kejahatan terhadap PMI melalui perdagangan gelap tersebut akan dapat dihentikan.

Di kesempatan sama, Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana mengapresiasi kinerja BP2MI di bawah kepemimpinan Benny Rhamdani. Dia mengatakan, sejauh ini banyak perubahan dan inovasi yang dilakukan BP2MI, khusunya dalam memberikan pelayanan kepada PMI.

Baca juga : Kemendag Dorong Digitalisasi Perdagangan dan Perlindungan Konsumen

Menurut dia, kerja ikhlas yang dilakukan Benny dan semua jajaran BP2MI dalam melindungi dan memberikan pelayanan kepada PMI harus menjadi contoh bagi pejabat lainnya, khususnya kepada semua jajaran pemerintahan yang ada di Kabupaten Karawang.

"Tentunya motivasi yang dikemukakan beliau Pak Benny tentu menjadi motivasi penting bagi kami, bahwa sesungguhnya kami sebagai pelayan masyarakat memberikan pelayanan terbaik untuk pekerja migran Indonesia," tekan dia. ■

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.