Dark/Light Mode

Aktivis Pemilu Tebar Spanduk Dukung KPK Hajar Serangan Fajar, Basmi Politik Uang

Jumat, 23 Juni 2023 01:39 WIB
Salah satu spanduk yang berisikan seruan lawan serangan fajar dan politik uang dari aktivis pegiat pemilu. (Foto: Istimewa)
Salah satu spanduk yang berisikan seruan lawan serangan fajar dan politik uang dari aktivis pegiat pemilu. (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Sejumlah pegiat pemilu menebar spanduk di sejumlah titik di Jakarta, berisikan ajakan menolak politik uang. Salah satu pesannya adalah "Hajar Serangan Fajar".

Salah satu aktivis pemilu, Faruq Ayubi mengaku bahwa pesan tersebut terinspirasi dari seruan Ketua KPK Firli Bahuri di acara Roadshow Bus KPK Jelajah Negeri Bangun Budaya Antikorupsi yang berlangsung di Car Free Day (CFD) Kota Bekasi pada Minggu (18/6) lalu.

Menurutnya, seruan Ketua KPK tersebut layak didukung. Agar pemilu 2024 mendatang benar-benar bisa jujur, adil, bersih dan berintegritas.

"Pesan yang disampaikan oleh Pak Firli menurut kami sangat penting dan strategis dalam upaya memperkuat komitmen kita untuk mewujudkan pemilu 2024 yang bebas dari politik uang," kata Faruq di Jakarta, Kamis (22/6).

Baca juga : Achmad Baidowi: Duit Jangan Diartikan Sebagai Politik Uang

Sejumlah spanduk yang ditebar oleh Faruq dan sejumlah aktivis pemilu lainnya, isinya beragam. Salah satu titik tekannya adalah ajakan untuk mewujudkan pemilu tanpa politik uang. Termasuk mengutip beberapa pernyataan menarik Ketua KPK soal politik uang.

Spanduk-spanduk tersebut terpasang di beberapa lokasi strategus di Jakarta dan sekitarnya, seperti di kawasan Lebak Bulus, Pondok Indah, dan Ciputat Tangerang Selatan. Salah satu pesan yang tertera pada spanduk adalah "Jangan Pernah Menjual-Belikan Suara Tuhan, Hajar Serangan Fajar."

Faruq menyatakan bahwa mereka akan terus melaksanakan berbagai gerakan untuk mengkampanyekan pemilu yang bersih dan berintegritas. Ikhtiar itu dilakukan untuk menyadarkan warga negara akan pentingnya menjaga hak pilih dan tidak menjualnya kepada siapapun. 

"Pemilu ini merupakan pesta rakyat untuk menentukan nasib bangsa lima tahun ke depan. Kita terus mengingatkan masyarakat agar tidak menggadaikan nasib bangsa ini hanya demi politik uang," harapnya.

Baca juga : Srikandi Ganjar Jateng Gelar Pelatihan Kerajinan Tangan Dari Stik Es Krim

Ia juga meminta peran aktif penyelenggara pemilu, seperti KPU dan Bawaslu, untuk turut menyosialisasikan gerakan anti-politik uang kepada masyarakat dengan melibatkan berbagai pihak terkait, demi terwujudnya pelaksanaan pemilu 2024 yang adil, bersih, dan berintegritas sesuai harapan kita semua," tambah Faruq.

Sebagai informasi, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyerukan masyarakat untuk tidak menjual suara dan mengorbankan nasib bangsa Indonesia lima tahun ke depan. 

Seruan itu dilakukan saat Roadshow Bus KPK Jelajah Negeri Bangun Budaya Antikorupsi. Diantaranya seperti digelar di arena Car Free Day (CFD) Kota Bekasi, Jawa Barat, Minggu pagi (18/6) lalu.

Saat itu, Ketua KPK Firli Bahuri ikut turun langsung ke lapangan. Ia mengimbau masyarakat agar tidak menjual-belikan suaranya di Pemilu 2024.

Baca juga : Hak Rakyat Jangan Dibonsai

Sebentar lagi Pemilu 2024, tidak ada jual beli suara. Karena mohon maaf bapak ibu sekalian, kita menganut prinsip kedaulatan ada di tangan rakyat, maka jangan pernah menjual suara anda hanya untuk menggadaikan nasib bangsa 5 tahun ke depan. Setuju?" seru Firli.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.