Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Ketua DPP PDIP, Said Abdullah mengatakan, pertemuan antara bakal Calon Presiden (Capres) Ganjar Pranowo dengan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar merupakan pertemuan teman lama.
"Jadi, sesungguhnya Mas Ganjar dan Gus Muhaimin itu teman lama," kata Said dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (19/8).
Ia menjelaskan, pertemanan di antara keduanya sudah terjalin sejak menempuh pendidikan di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta. Bahkan, diakui anggota Komisi XI DPR itu, Ganjar dan Cak Imin juga pernah menjadi anggota DPR pada tahun 2009.
Hal ini terjadi sebelum Ganjar ditugasi oleh Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri untuk maju di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Tengah 2013.
Baca juga : Yenny Wahid Nyatakan Siap Dampingi Ganjar Kampanye Di Jawa Timur
"Kalau Gus Muhaimin dan Mas Ganjar gampang ketemu dan mudah ngeklik itu karena memang mereka berdua memiliki sejarah pertemanan sejak mahasiswa yang berlanjut hingga ke DPR," katanya.
Menurut Said, dari sejarah pertemanan yang panjang itu tak menutup kemungkinan membuat Cak Imin dan PKB tergerak untuk mendukung Ganjar di Pemilu 2024. Kendati demikian, urusan memberi dukungan, apalagi menentukan hal penting dalam kepemimpinan nasional tak cukup hanya modal pertemanan saja.
Ia menyebutkan, rekam jejak, prestasi kerja dan dukungan rakyat menjadi poin yang diperhatikan dalam memberi dukungan. Untuk itu, Said yakin Cak Imin akan mempertimbangkan hal itu dalam mendukung Ganjar.
Apabila mengacu pada hasil survei yang baru dirilis oleh Indikator Politik, sambung Said, sebanyak 40,3 persen pemilih PKB memilih Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto 30,5 persen, dan Anies Baswedan 25 persen.
Baca juga : Banteng Merasa Dikeroyok, Ganjar Kenang Nasib Jokowi Di 2014
"Kehendak pemilih PKB ini, saya kira akan menjadi bahan evaluasi bagi Gus Muhaimin untuk memantapkan langkah mendukung Mas Ganjar," tegas Said.
Dia pun melihat basis pemilih PKB dan PDIP memiliki karakter yang sama. Sebab, segmen terbesar berada di kalangan bawah atau kelompok wong cilik.
"Natural politik ini juga akan memudahkan PDIP dan PKB dalam satu barisan di Pemilu 2024. Semoga saja PKB menjadi bagian dari parpol yang bersama PDIP memenangkan capres yang sama, seperti yang terjadi pada 2014 dan 2019," imbuh dia.
Sebelumnya Ganjar menghadiahi sepasang burung lovebird kepada Cak Imin. "Saya punya hadiah buat Cak Imin. Cak Imin kan suka burung, saya kasih hadiah burung," sebut Ganjar.
Baca juga : Berdayakan Masyarakat Padang, Sahabat Ganjar Gelar Seminar Sejarah Rendang
Hadiah sepasang burung berwarna merah hijau itu diberikan Ganjar saat keduanya bertemu berdua di salah satu kafe di Jakarta Selatan.
Kompak mengenakan kemeja berwarna putih, Ganjar dan Cak Imin tampak minum teh bareng di teras kafe. Keduanya bahkan sempat bersulang sebelum menyeruputnya secara bersamaan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya