Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Keren, Adam Alis Bisa Bersaing Bareng Cristiano Ronaldo
- Eriksen Kembali Kolaps, Laga Denmark Vs Ukraina Dihentikan
- Gempa M7,7 Guncang Mindanao Filipina, Tsunami Kecil Terdeteksi di Sulut & Malut
- Dramatis! Garuda Muda Lolos ke Semifinal ASEAN U-19 2026
- Peduli Sejak Dini, Siswa JIS Buat Proyek Air Bersih Water Guardian untuk Warga
Sebelumnya
“Stok beras kita cukup ada 1,3 (juta ton), walau kita ingin banyak lagi, Bapanas lagi cari tambahan, tapi cukup besarkan 1,3 (juta ton), karena itu harga di pasar terkendali, telur turun, ayam turun, cabai dan seterusnya,” kata Zulhas, ketika setelah membuka Festival Muktamar IPM ke-23, di Medan, Jumat.
Ia mengingatkan, masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan panic buying. “Jadi masyarakat tenang, tidak usah stok berlebihan, karena ketersediaan bahan pokok aman. Beras bulog 1,2 juta stoknya. Saya kira soal makanan, kita terjaga dan harganya,” jelas dia.
Sebagaimana diketahui, El Nino mengancam Indonesia. Sebanyak 7 wilayah di Indonesia diperkirakan terkena dampak yang paling parah oleh fenomena iklim kering tersebut.
Baca juga : Dinda Kirana, Pantang Cinlok
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi fenomena iklim El Nino akan memicu cuaca panas ekstrem di Indonesia. Puncaknya ada di periode Agustus hingga Oktober 2023 dan terus berlanjut hingga awal 2024.
Daerah yang diperkirakan paling terdampak El Nino adalah Sumatra bagian tengah hingga Selatan, Riau bagian Selatan, Jambi, Lampung, Banten, dan Jawa Barat.
Kementerian Pertanian (Kementan) sudah menyiapkan strategi menghadapi ancaman El Nino. Salah satunya adalah dengan memperkuat peran enam provinsi yaitu Jabar, Jateng, Jatim, Sumsel, Sulsel, dan Lampung dalam menjaga ketahanan pangan.
Baca juga : El Nino Ancam Stok Gula, Ini Solusi Pengamat
Topik El Nino jadi perbincangan hangat di media sosial. Pemilik akun @harun_nugraha mengatakan, pemerintah harus serius melakukan antisipasi kalau-kalau kekeringan berlangsung sampai Desember. Soalnya kemungkinan gagal tanam/gagal panen tinggi.
“Bulog jangan sok-sokan beras cukup padahal cadangan tidak ada. Segera tarik impor selagi kran ekspor Thailand, Vietnam masih dibuka,” tuturnya.
Sementara menurut akun @sahar65 gejala El Nino sudah melanda di kawasan Pulau Jawa. “Sikapi dengan bijak. Salam caping petani,” ujarnya. Akun @yoqasetiawan menyoroti pertanian padi di China yang sekarang tengah dilanda banjir dan topan. “Harga pangan dunia lagi naik terutama beras. Harus segera antisipasi,” pesannya.
Baca juga : Alhamdulillah, Masa Depan Terjamin
“El Nino atau nggak ya kalian tetep aja impor beras,” sindir @FankSudiro. “Kasihan El Nino jadi kambing hitam melulu...” timpal @mas_rifai77.
Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Minggu 20/8/2023 dengan judul Elnino Mengancam, Alhamdulillah, Pangan Aman
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya