Dark/Light Mode

Pangdam Brawijaya Saksikan Langsung Lomba Karapan Sapi Piala Panglima TNI

Minggu, 3 September 2023 22:16 WIB
Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Farid Makruf menonton Karapan Sapi di lapangan R.P. M. Noer Bangkalan, Madura, Sabtu (2/9). Foto: Istimewa
Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Farid Makruf menonton Karapan Sapi di lapangan R.P. M. Noer Bangkalan, Madura, Sabtu (2/9). Foto: Istimewa

RM.id  Rakyat Merdeka - Helatan perang bintang Karapan Sapi Piala Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Bangkalan dihadiri ribuan penonton dari berbagai penjuru Madura dan Jawa Timur.

Lomba balap sapi yang menjadi ikon budaya lokal khas Madura mendapat apresiasi dari Pangdam V Brawijaya, Mayjen TNI Farid Makruf yang digelar di lapangan R.P. M. Noer Bangkalan, Madura, Sabtu (2/9).

"Karapan sapi, konsep balap sapi unik ini menawarkan petualangan dan keceriaan yang luar biasa. Tiap momentum adegan tidak pernah gagal mengundang decak kagum dan gelak tawa," ujar Farid.

Baca juga : PKB Hengkang, Prabowo Akan Kehilangan Suara Di Jateng Jatim

Kata Mayjen Farid Makruf yang juga putra asli Madura, acara ini memadukan tradisi, adrenalin, dan hiburan. Memberikan eksperimen kesenian yang segar dan autentik kepada para penikmatnya.

Lomba Karapan Sapi Piala Panglima TNI ini bukan hanya tentang balap sapi. Ini adalah pertunjukkan budaya dan tradisi Madura. Dari makanan khas hingga barang kerajinan lokal, dari tarian tradisional hingga pemilihan sapi betinq dengan penampilan terindah.

"Semuanya menjadi bagian integral dari Lomba Karapan Sapi Piala Panglima TNI ini," tuturnya.

Baca juga : Bandara Soetta Siap Sambut Para Kepala Negara Dan Delegasi KTT ASEAN

Menurut Mayjen Farid Makruf, karapan sapi di Bangkalan menjadi destinasi wisata yang ditunggu-tunggu. Baik bagi wisatawan domestik maupun mancanegara, ini tidak lepas karena festival tersebut menghadirkan kekayaan budaya lokal yang dinikmati oleh semua generasi.

Dikatakan, keseruan karapan sapi di Bangkalan sangat terasa. Pertunjukan yang menggabungkan keindahan tradisi dan balap sapi ini akan terus bersinar sebagai permata dari Bangkalan, Madura.

Ini menunjukkan bahwa budaya lokal Indonesia dapat berdiri sejajar dan bahkan bersinar di kancah internasional.

Baca juga : Gacor, Halaand Langsung Dinobatkan Jadi Pemain Terbaik Liga Inggris

"Acara Lomba Karapan Sapi Piala Panglima TNI bukan hanya menjadi hiburan semata namun juga menjadi wadah pelestarian budaya dan kebersamaan antara masyarakat dan Pemerintah," sambungya.

Diketahui, Lomba Karapan Sapi Piala Panglima TNI ini dimeriahkan oleh 48 pasang sapi yang terlatih, karapan sapi di Bangkalan memanjakan mata para penonton dengan adegan-adegan memukau. Para joki berusia muda.

Ada yang berusia 9 tahun sampai 13 tahun. Mereka berhasil memacu sapi-sapi mereka dengan keterampilan luar biasa.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.