Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Islam Bandung (LPPM Unisba) kembali menggelar kegiatan tahunan Bandung Annual International Conference (BAIC) bertajuk ‘Halal Ecosystem in Digital Era’.
Kegiatan 6th BAIC 2023 dilaksanakan secara hybrid Selasa (5/9).
Hadir sebagai pembicara Wakil Rektor I Unisba Prof. A. Harits Nu’man, Prof. Winai Dahlan dari Chulalongkorn University, Bangkok, Thailand, dan Director of Nippon Asia Halal Association Japan Saeed Akhtar.
Ketua LPPM Unisba Prof. Neni Sri Imaniyati menjelaskan, acara ini terbagi dalam dua kegiatan utama yakni. Science & Technology Research Symposium (SiRes) 'Digital Technology to Support Halal Ecosystem' dan Social & Humanities Research Symposium (SoRes) 'Challenges in Supporting Halal Ecosystem' Area riset yang masuk dalam SiRes adalah Teknik Industri, Teknik Pertambangan, Perencanaan Wilayah dan Kota, Medis, Statistik, Matematika, Farmasi dan topik terkait lainnya.
Baca juga : Percepat Transformasi Digital, Telin Gelar Forum Internasional BATIC 2023
Sedangkan bidang riset yang masuk dalam area SoRes adalah Komunikasi, Psikologi, Manajemen, Akuntansi, Ekonomi, Hukum, Pendidikan Islam, Pendidikan Anak Usia Dini, Komunikasi dan Penyiaran Islam, Hukum Keluarga Islam, Hukum Ekonomi Syariah dan bidang lain yang terkait.
"Tahun ini, kami dengan bangga menginformasikan bahwa 36 peserta telah mengirimkan karyanya untuk SiRes dengan 32 abstrak.Sedangkan SoRes akan menampilkan presentasi dari 145 peserta dengan 133 abstrak, sehingga jumlah total kami menjadi 178 peserta konferensi," ungkap Neni dalam keterangan resminya, Rabu (6/9).
Neni mengatakan, konferensi ini merupakan acara khas dalam Halal Week yang diselenggarakan oleh LPPM Unisba.
"Kami mengawalinya dengan Seminar Pariwisata Halal yang didahului dengan Workshop yang fokus pada rencana utama mengenai Desa Halal," ujar Neni.
Baca juga : Perubahan Ekosistem Global, Dorong Aktivitas Startup Digital Makin Moncer
Acara dilanjutkan dengan Focus Group Discussion yang didedikasikan untuk pengembangan Grand Design Ekosistem Halal di Unisba.
Wakil Rektor I Unisba A. Harits Nu'man mengatakan, konferensi internasional ini merupakan tantangan dan peluang dalam mendukung ekosistem halal untuk negara-negara dengan populasi Muslim yang signifikan.
"Ekosistem halal membantu potensi percepatan pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kualitas hidup individu dan masyarakat di daerah," jelasnya.
Harits berharap melalui BAIC ini para peserta yang merupakan dosen dapat meningkatkan kualitas publikasi ilmu pengetahuan.
Baca juga : Dukung Peran Media Yang Profesional, PHI Gelar Bincang Asik Soal Migas 2023
"Selain itu mengkolaborasi tantangan dan peluang ekosistem halal serta meningkatkan profil diri dalam posisi dosen seperti meningkatkan kinerja institusi," ujarnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya