Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Kemendikbudristek Dukung Kolaborasi Antar Klaster BIMP-EAGA
Rabu, 25 Oktober 2023 11:01 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Indonesia melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) menyampaikan rekomendasi hasil forum klaster untuk penguatan komunikasi dan kolaborasi di antara klaster dalam kerja sama Sub Kawasan Brunei Darussalam-Indonesia-Malaysia-Filipina East ASEAN Growth Area (BIMP-EAGA).
Hal tersebut disampaikan Pelaksana tugas Kepala Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat (Plt. Kepala BKHM) Anang Ristano, selaku Chair of Social Culture and Education (SCE) Cluster (klaster sosial budaya dan pendidikan) BIMP-EAGA.
"Kelompok kerja pada klaster sosial budaya dan pendidikan membutuhkan komunikasi yang lebih kuat dengan kelompok kerja lain untuk mendorong pengembangan dan konvergensi inisiatif," kata Anang, dalam laporannya pada forum Senior Official Meeting (SOM) BIMP EAGA ke-31, di Bandar Seri Begawan, Brunei Darussalam, seperti keterangan yang diterima RM.id, Rabu (25/10).
Baca juga : KBRI Astana Dukung PPI Dunia Berkolaborasi Dengan IKN
Usulan untuk mengkomunikasikan program bersama, lanjut Anang, khususnya diperlukan untuk inisiatif yang berpotensi menarik lebih banyak pemangku kepentingan yang relevan untuk diajak berkolaborasi.
Rekomendasi berikutnya adalah menyusun strategi yang dapat meningkatkan efektivitas dan dampak dari program-program klaster sosial budaya dan pendidikan.
Pemantauan perlu diperkuat untuk memastikan program-program dapat mencapai target Visi BIMP-EAGA 2025. Selain itu, juga perlu mengidentifikasi mitra potensial untuk berkolaborasi.
Baca juga : Pemdaprov Jabar Dukung Operasi Mantap Brata Lodaya
"Dalam hal ini, BIMP Facilitation Centre telah menyampaikan kepada klaster sosial budaya dan pendidikan mengenai kemungkinan pendanaan dari pemerintah Korea Selatan," kata Anang.
Sementara itu, saat ini kelompok kerja pengembangan sumber daya manusia akan berfokus kepada pengembangan mitra institusi pendidikan tinggi yang dipimpin oleh Filipina.
Kemudian, kelompok kerja pengembangan pemuda dan olahraga saat ini telah menyelesaikan kerangka acuan kerja.
Baca juga : Kemendikbudristek Siap Gelar Malam Puncak Anugerah Kebudayaan Indonesia 2023
"Negara-negara anggota sekarang harus menunjuk focal point mereka. Sebagai informasi, ketua kelompok kerja ini adalah Brunei Darussalam," jelas Anang.
Klaster sosial budaya dan pendidikan, kata Anang, telah melaksanakan pertemuan Klaster SCE ke-8 pada tanggal 12 Oktober 2023 secara daring.
Pertemuan tersebut mengulas dan mendiskusikan implementasi prioritas strategis dari BIMP-EAGA Vision 2025, khususnya di tahun 2023.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya