Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
OTT Kepala BPJN Wilayah XII
Ada Suap Rp 1,5 Miliar Mengalir Via Transfer Bank, Modusnya Kasih ATM
Selasa, 15 Oktober 2019 23:48 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Samarinda, Bontang, dan Jakarta pada Selasa (15/10).
Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengungkapkan, komisinya menduga telah terjadi beberapa kali pemberian uang. Pemberian uang ini diduga tidak dilakukan secara langsung. Melainkan, melalui transfer rekening ke ATM.
"Jadi, pemberi mentransfer uang secara periodik pada rekening miliknya, dan kemudian ATM-nya diberikan kepada pihak penerima. Nah uang di ATM itulah yang diduga digunakan pihak penerima," terang Febri.
"Buku bank dan ATM juga turut diamankan karena memang transaksinya tidak melalui cara konvensional," imbuhnya.
Sampai saat ini, diduga sudah mengalir suap senilai Rp 1,5 miliar. Penerimaan ini diduga terkait paket pekerjaan jalan multiyears senilai Rp 155 miliar, pada Balai Pelaksana Jalan Wilayah XII Kalimantan Timur (Kaltim) dan Kalimantan Utara (Kaltara), Kementerian PUPR.
"Jadi bagian dari proyek kementerian PUPR ya. Itu informasi awal yang bisa kami sampaikan," kata Febri.
Baca juga : Penunggak Pajak Bakal Diburu Sampai Ke Rumah
Dalam OTT ini, KPK mengamankan delapan orang. Mereka adalah Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Wilayah XII Refly Ruddy Tangkere, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan staf di BPJN Wilayah XII serta beberapa orang pihak swasta.
Refly yang ditangkap di Jakarta, saat ini diperiksa di Gedung KPK. Sementara tujuh lainnya di Polda Kaltim. "Pihak yang diamankan di Kaltim akan dibawa besok ke Jakarta melalui penerbangan pagi," beber eks aktivis ICW itu.
Sesuai hukum acara yang berlaku, maka KPK diberikan waktu maksimal 24 jam, untuk menentukan status hukum perkara ini dan pihak-pihak yang terlibat. Konferensi pers terkait OTT ini direncanakan akan dilakukan pada Rabu (16/10) sore atau malam hari. [OKT]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya