Dark/Light Mode

Agus Fatoni Salurkan Sembako untuk Santri Ponpes Darussalam, OKU Timur

Jumat, 1 Maret 2024 14:15 WIB
Pj Gubernur Sumatera Selatan Agus Fatoni (kiri). (Foto: Istimewa)
Pj Gubernur Sumatera Selatan Agus Fatoni (kiri). (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Agus Fatoni menyalurkan bantuan sembako bagi para santri Pondok Pesantren (Ponpes) Darussalam, Tegal Rejo, Ogan Komering Ulu (OKU) Timur. Selain itu, bantuan lainnya juga diberikan berupa dana untuk perluasan pembangunan pondok pesantren tersebut.

Kedua bantuan tersebut diserahkan langsung Fatoni di sela mendampingi Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy menghadiri kegiatan Haul Sulthon Auliya Syech Abdul Qodir Al-Jilani di Ponpes Darussalam Tegal Rejo, Kecamatan Pelita Jaya, OKU Timur, Sumsel, Rabu (28/2).

Baca juga : Agus Fatoni Ajak PWI Sumsel Tingkatkan Sinergitas Guna Pembangunan Daerah

Dalam kesempatan itu, Fatoni mengampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran Menko PMK di Sumsel sekaligus memberikan motivasi dan nasihat yang bisa menjadi pedoman.  “Selamat datang Bapak Menteri, beliau berkeliling merajut silaturahmi, memberikan nasihat kepada kita semua,” ucapnya, dalam keterangan yang diterima redaksi, Jumat (1/3).

Fatoni menyebut, Sumsel merupakan daerah yang berkomitmen dalam menjaga iklim kondusif dibuktikan dengan terselanggaranya pemilihan umum yang berjalan lancar, aman dan damai. Hal ini tentunya berkat kerja sama seluruh stakeholder termasuk masyarakat.

Baca juga : Pj Gubernur Sumsel Agus Fatoni Berikan Bantuan Penyandang Tuna Rungu

“Terima kasih kepada masyarakat Sumsel telah menjaga iklim kondusif. Provinsi Sumsel ini Bapak Menteri dikenal zero konflik. Ini kebanggaan bagi kita semua dan akan tetap terus ditingkatkan,” ungkap Fatoni.

Dalam kesempatan itu, Menko PMK Muhadjir Effendy juga menyalurkan sejumlah bantuan bagi Ponpes Darussalam. Dia berharap, para santriawan maupun santriwati yang mengenyam pendidikan mampu menguasai ilmu agama maupun pengetahuan umum serta berkarakter unggul ke depannya.

Baca juga : KPU Hentikan Sementara Semua PPLN Kuala Lumpur

“Santri-santri tidak boleh kalah bersaing. Santri harus memiliki pengetahuan yang luas. Kami sarankan menambah program studi, jangan hanya program studi marketing. Ditambah juga ilmu-ilmu kemajuan teknologi bagi para santri,” ucap Muhadjir.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.