Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Innalillahi, Sesepuh Jawa Barat Solihin GP Meninggal Dalam Usia 97
Selasa, 5 Maret 2024 06:52 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Mantan Gubernur Jawa Barat Letjen TNI (Purn) yang juga pendiri Dewan Pemerhati Kehutanan dan Lingkungan Tatar Sunda (DPKLTS) Solihin GP menghembuskan napas terakhirnya dalam usia 97 tahun di RS Advent Bandung, Selasa (5/3/2024) pukul 03.09 WIB.
Menurut keterangan yang diterima RM.id, mulai pukul 07.00 - 08.30 WIB pagi ini, jenazah sesepuh Jawa Barat itu akan disemayamkan di rumah duka yang beralamat di Jl. Cisitu Indah VI No. 1 Dago, Bandung.
Kemudian, pada pukul 09.00 - 12.00 WIB, jenazah akan dibawa ke Mako II Kodam III Siliwangi Jl. Sumbawa No. 22 Bandung.
Baca juga : Gelar Resepsi di Jakarta, Pernikahan Anak Mentan Amran Dihadiri Jokowi
Selanjutnya, jenazah akan dikebumikan di TMP Cikutra Bandung, pukul 13.30 WIB siang ini.
Solihin diketahui sakit stroke sejak tahun 2017. Semasa sakit, Solihin banyak dikunjungi sejumlah tokoh nasional. Seperti Presiden Jokowi, Jusuf Kalla yang ketika itu menjabat Wapres, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Susi Pudjiastuti yang kala itu menjabat Menteri Kelautan dan Perikanan, Ridwan Kamil semasa menjabat Gubernur Jawa Barat, dan mantan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.
Solihin Gautama Purwanegara lahir di Tasikmalaya pada 21 Juli 1926. Dia adalah mantan perwira Tentara Nasional Indonesia (TNI), yang pernah menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat pada tahun 1970- 1975.
Baca juga : Innalillahi! 3.931 Pengawas Pemilu Kena Musibah, 45 Meninggal Dunia
Dia mengawali karier militernya di masa revolusi, sebagai Komandan Tentara Keamanan Rakyat Kabupaten Bogor, yang kemudian bergabung dengan Divisi Siliwangi.
Solihin terkenal dengan gagasannya dalam mengatasi krisis pangan di Indramayu, dengan memasyarakatkan padi yang disebut sebagai gogo rancah.
Selepas menjabat Gubernur Jawa Barat, Solihin mengemban amanah sebagai Sekretaris Pengendalian Operasional Pembangunan (1977-1992), Anggota Dewan Pertimbangan Agung (1992-1997), Anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat (1998).
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya