Dark/Light Mode

Usai Putusan MK, MUI Ajak Elite Beri Teladan Persatuan

Selasa, 23 April 2024 12:12 WIB
Wakil Ketua Dewan Pertimbangan (Wantim) Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH. Zainut Tauhid Saadi. Foto: Istimewa
Wakil Ketua Dewan Pertimbangan (Wantim) Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH. Zainut Tauhid Saadi. Foto: Istimewa

RM.id  Rakyat Merdeka - Mahkamah Konstitusi (MK) telah memutuskan Perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres 2024. Gugatan pemohon yakni kubu Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud, ditolak seluruhnya.

Wakil Ketua Dewan Pertimbangan (Wantim) Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH. Zainut Tauhid Sa'adi menegaskan, lembaganya menghormati putusan MK.

Dia meyakini, putusan tersebut telah melalui proses peradilan yang benar, jujur, dan bisa dipertanggungjawabkan. Karena Putusan MK bersifat final and binding atau final dan mengikat, lanjut Zainut, tidak ada upaya hukum lain sesudahnya yang bisa ditempuh oleh para pihak.

Baca juga : Usai Putusan MK, Komarudin Sebut Gibran Bukan Lagi Kader Partai

Karena itu, MUI berharap putusan MK menyudahi seluruh silang sengketa dan perbedaan, serta menerima putusan MK dengan ikhlas dan legowo.

"Semua pihak hendaknya bisa ikhlas dan legowo menerima putusan MK," kata Zainut kepada RM.id, Senin (22/4/2024).

Putusan MK, lanjut Zainut, menandakan selesainya proses Pilpres 2024. MUI mengimbau seluruh masyarakat kembali bersatu, tidak terkotak-kotak, dan membuat kelompok dan kubu-kubuan.

Baca juga : Bamsoet: Waktu Bertanding Sudah Selesai, Kini Saatnya Bersanding

MUI pun meminta kepada pimpinan dan elite parpol, tokoh masyarakat dan agama, terus mengedukasi, memberi keteladanan nilai persatuan dan persaudaraan, agar bangsa Indonesia menjadi bangsa yang rukun, bersatu, adil, makmur dan berkemajuan.

"Semua harus kembali rukun dan bergotong royong membangun bangsa. Ini harus dimulai dari elite politik serta tokoh masyarakat dan agama," pesan mantan Wakil Menteri Agama ini.

MUI menyampaikan penghargaan kepada semua pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan Pemilu 2024. Seperti penyelenggara Pemilu yakmi KPU, Bawaslu, dan DKPP yang telah melaksanakan, mengawasi dan menjaga kehormatan penyelenggaraan Pemilu.

Baca juga : Haidar Alwi: Putusan MK Perkuat Legitimasi Kemenangan Prabowo-Gibran

Juga kepada Kepolisian, TNI dan seluruh aparat keamanan yang telah menjami penyelenggaraan Pemilu dengan aman, lancar, tertib, dan menggembirakan.

Selain itu, kepada seluruh hakim MK yang telah melaksanakan proses peradilan Pemilu dengan jujur, adil dan profesional, para peserta Pemilu baik partai politik maupun Capres-Cawapres yang telah mengikuti kontestasi Pemilu dengan menjunjung tinggi semangat persatuan, persaudaraan, dan kerukunan.

"Kepada seluruh masyarakat Indonesia yang sudah ikut berpartisipasi dalam Pemilu 2024 dan menggunakan hak pilihnya secara bebas dan bertanggung jawab dengan dilandasi semangat persaudaraan dan menghargai perbedaan. Semoga Pemilu 2024 menghasilkan pemimpin bangsa yang jujur, amanah, memperjuangkan kepentingan rakyat," harapnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.