Dark/Light Mode

ADB & Australia Dukung Pengembangan IKN Sebagai Kota Sensitif Air

Kamis, 23 Mei 2024 12:15 WIB
ADB & Australia Dukung  Pengembangan IKN Sebagai Kota Sensitif Air

RM.id  Rakyat Merdeka - Asian Development Bank (ADB) dan Australia menyatakan mendukung pembangunan Ibu kota negara baru Indonesia sebagai kota sensitive air di Nusantara. 

Dukungan tersebut, dideklarasikan di sela-sela penyelenggaraan World Water Forum (Forum Air Dunia) ke-10 di Nusa Dua, Bali, Indonesia pada Rabu (22/5).

ADB Director for Water and Urban Development Sector Group, Neeta Pokhrel mengatakan, Kota sensitif air akan mengintegrasikan pengelolaan air dengan perencanaan dan perancangan kota sebagai bagian dari strategi untuk membangun Nusantara sebagai kota hutan yang cerdas dan berkelanjutan.

Baca juga : Hadir Di World Water Forum Ke-10, Hutama Karya Dukung Pembangunan Infrastruktur Air

“Perencanaan kota sensitif air meliputi bagaimana mengelola air, menyediakan air bersih dengan tepat untuk kebutuhan masyarakat, serta menanggulangi kondisi musim dan cuaca yang berbeda-beda. Ketika hujan besar dan air berlimpah, pergerakan air dalam kota telah dirancang agar tidak berdampak menjadi bencana bagi penduduk,” ujarnya.

Ia meyakinkan bahwa dukungan ini akan membantu Otoritas Ibu Kota Nusantara (IKN) dalam mengembangkan dan menguji pedoman pengelolaan yang peka terhadap air dan meningkatkan kapasitas staf melalui program pelatihan offline dan online. 

“Inisiatif ini merupakan bagian dari dukungan yang lebih luas dari ADB dan Pemerintah Australia untuk menjadikan Nusantara sebagai kota hutan yang cerdas dan berkelanjutan serta membangun ketahanan dan kelayakan hidup bagi generasi mendatang,” katanya .

Baca juga : Kolaborasi PPA dan JIEP Dukung Pengembangan Pertanian dan Wisata Terintegrasi di Desa Sriharjo

Asisten Menteri Perdana Menteri Australia, Patrick Gorman menambahkan, pembangunan ibu kota baru Indonesia, merupakan upaya besar dan pengelolaan air yang baik untuk menciptakan kota kelas dunia.

“Australia siap mendukung ambisi Indonesia untuk mengembangkan Ibu Kota Nusantara sebagai kota hutan lestari,"tegasnya

Sementara Kepala Otorita IKN, Bambang Susantono mengatakan, saat ini pemerintah Indonesia memulai perjalanan membangun Nusantara sebagai Kota Sensitif Air. 

Baca juga : Unika Atma Jaya dan Perhumas Jalin Kerja Sama untuk Pengembangan Komunikasi

“Melalui kemitraan strategis dan solusi inovatif, kami membuka jalan menuju pembangunan berkelanjutan dan masa depan yang berketahanan bagi semua,” pungkasnya.


 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.