Dark/Light Mode

Istana: Presiden Sudah Teken Keppres Pemecatan Hasyim Asyari Dari KPU

Rabu, 10 Juli 2024 14:27 WIB
Koordinator Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana. Foto: Tangkapan layar rekaman video KSP
Koordinator Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana. Foto: Tangkapan layar rekaman video KSP

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Jokowi telah menandatangani Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 73 mengenai pemberhentian dengan tidak hormat Hasyim Asy'ari dari jabatannya sebagai Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) periode 2022-2027. 

Kepres itu, kata Koordinator Staf Khusus Presiden, Ari Dwipayana, telah diteken Jokowi kemarin, Selasa (9/7).

Baca juga : Presiden & Wapres Komentari Pemecatan Ketua KPU

Keppres tersebut dikeluarkan sebagai tindak lanjut dari Putusan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) serta sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam UU No 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum. 

“Presiden telah menandatangani Keppres Nomor 73 P tentang pemberhentian dengan tidak hormat saudara Hasyim Asy'ari sebagai Anggota KPU,” ujar Ari Dwipayana dalam rekaman video, Rabu (10/7).

Baca juga : Ini Curhatan Cindra Aditi, Korban Asusila Mantan Ketua KPU Hasyim Asyari

Keputusan ini muncul setelah DKPP menjatuhkan sanksi pemberhentian tetap kepada Hasyim Asy'ari pada Rabu (3/7) lalu. Sanksi tersebut diberikan setelah Hasyim terbukti melakukan pelanggaran kode etik penyelenggara pemilu karena tindakan asusila terhadap seorang perempuan anggota Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) di Den Haag, Belanda.

Ketua DKPP, Heddy Lugito, menyatakan bahwa semua dalil aduan yang disampaikan oleh pengadu dikabulkan secara penuh. 

Baca juga : IMCD Resmikan Kantor Pusat Dan Laboratorium Baru Di Jakarta

“Menjatuhkan sanksi pemberhentian tetap kepada teradu Hasyim Asy'ari selaku Ketua merangkap Anggota KPU terhitung sejak putusan ini dibacakan,” tegas Heddy.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.