Dark/Light Mode

Syarikat Islam Sampaikan Duka Cita Atas Tewasnya Pimpinan Hamas Di Iran

Jumat, 2 Agustus 2024 12:10 WIB
Presiden Syarikat Islam, Hamdan Zoelva
Presiden Syarikat Islam, Hamdan Zoelva

RM.id  Rakyat Merdeka - Syarikat Islam (SI) menyampaikan duka cita yang mendalam atas terbunuhnya Ismail Haniyah, Pemimpin Hamas di Teheran, pada Rabu (31/7).

Pemimpin Hamas tewas dalam sebuah serangan rudal saat berada di wilayah Iran. Serangan rudal ini membunuh Ismail usai menghadiri pemimpin Hamas  menghadiri pelantikan Presiden Iran.

Ia mengatakan, serangan Israel merupakan teror terhadap kemanusiaan.

Baca juga : Iran Investigasi Serangan Terhadap Pimpinan Hamas Ismail Haniyeh

"Kami keluarga besar Syarikat Islam sampaikan duka cita yang mendalam atas tewasnya pimpinan Hamas," kata Presiden Syarikat Islam, Hamdan Zoelva Jumat (2/8).

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi mengecam keras serangan Israel yang dinilai biadab. Namun Ia mengatakan, terbunuhnya pimpinan Hamas diyakini tidak akan membuat perlawanan rakyat Palestina, terhadap penjajahan Israel menjadi surut dan kendor.

"Malah sebaliknya, perlawanan tersebut akan semakin massif dan kuat untuk mewujudkan perdamaian di tanah Palestina. Dengan serangan ini, maka dukungan internasional pun akan semakin menguat bagi kemerdekaan rakyat Palestina,"kata Hamdan

Baca juga : Israel Bunuh Pimpinan Hamas Ismail Haniyeh Di Teheran

Sementara itu, Wakil Sekretaris Jenderal Syarikat Islam, Yudhi Irsyadi mengajak seluruh masyarakat dunia dan rakyat Indonesia untuk memboikot produk-produk Israel, yang mendukung terorisme Israel terhadap masyarakat dan bangsa Palestina.

"Boikot ini merupakan bentuk perlawanan masyarakat dunia terhadap aksi-aksi terorisme negara yang dilakukan terhadap negara dan bangsa lain. Boikot ini juga sekaligus memotong bantuan dukungan logistik bagi aksi terorisme itu," pungkasnya.

Diketahui, Pemimpin Hamas, Ismail Haniyeh dilaporkan tewas dibunuh di kediamannya saat berada di Teheran, Iran, Rabu (31/7/2024).

Baca juga : Sowan Ke Sultan HB X, PGN Pastikan Kelancaran Pembangunan Jargas Di DIY

Pembunuhan Haniyeh terjadi setelah Israel pada Selasa, melakukan serangan udara di Beirut, Lebanon, yang diklaim menewaksan seorang komandan tinggi Hizbullah.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.