Dark/Light Mode

Infrastruktur Telekomunikasi Tingkatkan Kualitas Hidup Di Wilayah 3T

Warga Melek Teknologi Ekonomi Desa Terkerek

Sabtu, 28 September 2024 07:10 WIB
Presiden Jokowi (tengah), didampingi Menteri Komunikasi dan Informatika, Budi Arie Setiadi (kedua kanan), Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan (kedua kiri) dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto (kiri), saat meresmikan Proyek Base Transceiver Station (BTS) 4G dan pengoperasian Stasiun Bumi Satelit Republik Indonesia (SATRIA)-1 di Desa Bowombaru Utara, Melonguane Timur, Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, Kamis (28/12/2023).
Presiden Jokowi (tengah), didampingi Menteri Komunikasi dan Informatika, Budi Arie Setiadi (kedua kanan), Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan (kedua kiri) dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto (kiri), saat meresmikan Proyek Base Transceiver Station (BTS) 4G dan pengoperasian Stasiun Bumi Satelit Republik Indonesia (SATRIA)-1 di Desa Bowombaru Utara, Melonguane Timur, Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, Kamis (28/12/2023).

 Sebelumnya 
Pemilik produk kuliner oleh-oleh Wahyu Walang Walang (Tiga W) Masohi Lili juga memberikan testimoninya. Menurut warga Desa Letwaru, Kabupaten Maluku Tengah ini, kehadiran internet di desanya, membantu meningkatkan penjualan produk oleh-oleh seperti sambal ikan, abon ikan tuna dan abon ikan cakalang.

“Kami diajari bagaimana melakukan pemasaran dan mengelola bisnis. Dampaknya, sangat luar biasa,” kata Lili.

Internet juga bisa bermanfaat untuk mendapatkan informasi dan pendidikan tentang cara-cara bertani. Seperti yang terjadi di Desa Pandan, Praya Barat Daya, Nusa Tenggara Barat (NTB). Sentum, Kepala Desa Pandan mengungkapkan, warganya memanfaatkan internet untuk mempelajari tehnik dan pola tanam pertanian. “Setelah belajar, mereka mempraktikan. Hasilnya, panen mereka lebih optimal dari sebelumnya,” ungkapnya.

Baca juga : BPBD DKI Terus Asah Kesaktian

Dampak akses internet terhadap peningkatan aktivitas ekonomi secara komprehensif pernah dikaji Institute For Development of Economics and Finance (Indef) pada 2023. Indef melakukan survei yang melibatkan 254 responden UMKM di Pulau Jawa, yaitu Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek), area non-Jabodetabek dan luar Pulau Jawa, pada 8-20 Desember 2023.

Hasilnya antara lain, Indef menyimpulkan pelaku UMKM yang beralih dari usaha offline ke bisnis online (UMKM kategori offline-online) mendapatkan pengaruh positif. Sebesar 88,37 persen pelaku UMKM mengalami kenaikan omzet rata-rata tahunan. Dan sebanyak 66,28 persen di antaranya mengalami kenaikan omzet rata-rata tahunan hingga 50 persen setelah menggunakan platform online.

Menteri Komunikasi Dan Informasi (Menkominfo) Budi Arie Setiadi menyampaikan, program Transformasi Digital di Kementeriannya, menjalankan 6 program kerja strategis. Yakni penyediaan infrastruktur seluler di daerah 3T, fasilitas jaringan seluler 4G di daerah non-3T, Digital Talent Scholarship (DTS), literasi digital, memfasilitasi pelaku UMKM dan pelaku startup.

Baca juga : Arsenal Vs Leicester City, Buru Posisi Tiga Besar

“Dampak enam program strategis itu telah membawa perubahan bagi masyarakat dan sektor strategis secara signifikan,”kata Budi Arie.

Antara lain, dipaparkannya, penyediaan infrastruktur telekomunikasi seluler di daerah 3T telah meningkatkan 0,9 persen pertumbuhan ekonomi desa. Lalu, melalui fasilitas jaringan seluler 4G di daerah non-3T telah meningkatkan 2,6 persen pertumbuhan ekonomi desa. Khusus desa di Pulau Sumatera, Jawa dan Bali tumbuh sebesar 11,6 persen.

Kemudian, Program Digital Talent Scholarship (DTS) mampu meningkatkan tingkat literasi digital sebesar 1,4 hingga 1,8 persen. Sedangkan sektor UMKM mengalami pertumbuhan sebesar 1,6 persen dengan rata-rata Indeks Pengakuan Digital untuk Usaha.

Baca juga : Melaju Ke Semifinal Badminton Macau Open 2024, Raja Tarkam Terus Menyala

Ketua Komisi I DPR RI, Meutya Hafid mengapresiasi kerja keras Pemerintah dalam membangun konektivitas internet dari Sabang hingga Merauke. Menurutnya, pengguna internet di Indonesia telah mencapai 80 persen. Artinya, hampir seluruh penduduk memiliki hak atas akses informasi.

“Ini pencapaian yang luar biasa,” pungkasnya. JAR/KPJ

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 1 dan 3, edisi Sabtu, 28 September 2024 dengan judul "Infrastruktur Telekomunikasi Tingkatkan Kualitas Hidup Di Wilayah 3T, Warga Melek Teknologi Ekonomi Desa Terkerek"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.