Dark/Light Mode

Bertemu PM Korsel

Sultan Yakin Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen Presiden Prabowo Tercapai

Minggu, 20 Oktober 2024 19:27 WIB
Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Sultan B Najamuddin saat pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Korea Selatan Han Duck- Soo di sela-sela acara pelantikan Presiden terpilih Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Minggu (20/10/2024). Foto: Istimewa
Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Sultan B Najamuddin saat pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Korea Selatan Han Duck- Soo di sela-sela acara pelantikan Presiden terpilih Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Minggu (20/10/2024). Foto: Istimewa

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Sultan B Najamuddin melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Korea Selatan Han Duck-Soo di sela-sela acara pelantikan Presiden terpilih Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Jakarta, Minggu (20/10/2024).

Dalam pertemuan yang berlangsung secara tertutup di Hotel Mulia Senayan Jakarta itu, PM Korsel membawa serta 35 bawahannya, termasuk Wakil Menteri Luar Negeri Korea Kim Hong Kyun.

Sultan yang didampingi oleh beberapa Pengusaha yang tergabung dalam KADIN dan APINDO mengatakan, pertemuan diplomatik ini dilakukan sebagai respon positif pasar dan dunia internasional kepada pemerintahan Presiden Prabowo.

Baca juga : Pidato Pertama Usai Pelantikan Presiden, Prabowo Tegas Dukung Palestina Merdeka

DPD secara kelembagaan bersedia mendukung setiap kebijakan pemerintah yang bertujuan untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi 8 persen yang ditetapkan oleh Presiden Prabowo Subianto. Tentunya dengan tetap memperhatikan prinsip checkand balances.

"Meskipun tidak mudah, target Pak Prabowo tersebut bisa tercapai jika kita semua bersedia bekerjasama membangun bangsa ini dengan menjaga persatuan nasional. Saya bahkan meminta agar semua anggota parlemen khususnya anggota DPD atau Senator harus memiliki misi diplomatik untuk memperkenalkan potensi daerahnya kepada tamu dan investor asing," tegasnya.

"Yang pertama, kami mengucapkan selamat datang dan terima atas kehadiran Perdana Menteri bersama rombongan dalam acara pelantikan Presiden Prabowo. Korea Selatan adalah Sahabat dan mitra penting Indonesia," ujar Sultan.

Baca juga : Bertemu Utusan Rusia, Sultan Bahas Kerja Sama Pertahanan Hingga Pertanian

Ketua DPD RI ke-6 itu mengungkapkan Indonesia memiliki 500 an daerah otonom dari 38 Provinsi. Daerah menyimpan kekayaan alam yang luar biasa dan jumlah penduduk produktifnya sangat penting sebagai modal pembangunan nasional.

"Kami mengapresiasi dukungan Korea Selatan melalui kerjasama strategis di bidang perdagangan dan investasi selama ini. Kita semua tentu berharap agar kerjasama strategis kedua negara dapat terus ditingkatkan," ungkap mantan ketua HIPMI Bengkulu itu.

Lebih lanjut, Sultan menerangkan bahwa perekonomian Indonesia secara umum ditopang oleh keberadaan jutaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Korea Selatan memiliki kelebihan dan kesuksesan dalam menata dan mengembang small enterprise.

Baca juga : Pesta Rakyat Pelantikan Presiden, Tarif LRT Jabodebek Cuma Rp 1

"Oleh karena itu, Indonesia dan Korea perlu melakukan business matching secara rutin untuk mempertemukan pelaku usaha mikro kecil dan menengah asal daerah dari kedua negara. Kolaborasi bisnis B to B pada level small enterprise sejauh ini belum di-follow up secara intensif dan massif," harapnya.

Sementara itu, PM Korea Selatan menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Indonesia dan mengucapkan selamat atas terpilihnya Sultan sebagai ketua DPD RI.

"Kami mengundang kehadiran Ketua lembaga Senat Sultan untuk berkunjung ke Korea Selatan. Indonesia dan Korea perlu melakukan terobosan diplomatik khususnya bagi pelaku usaha mikro kecil dan menengah dengan pendekatan kolaboratif," ujarnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.