Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Beri Kuliah di Pascasarjana Unhan
Bamsoet Jelaskan Kepemimpinan Strategis & Gaya Komunikasi Prabowo & Jokowi
Selasa, 29 Oktober 2024 19:41 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Anggota DPR sekaligus dosen tetap Pascasarjana Universitas Pertahanan (Unhan) Bambang Soesatyo (Bamsoet) menuturkan, kepemimpinan strategis memainkan peran sentral dalam memastikan komunikasi dan negosiasi yang sukses. Melalui visi yang jelas, hubungan kuat, komunikasi efektif, dan kemampuan untuk beradaptasi, seorang pemimpin dapat mencapai hasil yang positif untuk organisasi.
Kata Bamsoet, kepemimpinan strategis mengintegrasikan komunikasi dan negosiasi secara sinergis. Seorang pemimpin harus menguasai seni komunikasi yang efektif. Sehingga mampu menyampaikan ide dengan jelas dan tegas, serta mendengarkan masukan dari anggota tim dan mitra kerja.
"Ini sangat penting selama fase negosiasi, di mana klarifikasi dan pemahaman bersama sangat diperlukan," ujar Bamsoet, saat memberikan kuliah 'Kepemimpinan Strategis dalam Komunikasi dan Negosiasi', Pascasarjana Program Studi Damai dan Resolusi Konflik, Fakultas Keamanan Nasional, Unhan, secara daring, di Jakarta, Selasa (29/10/2024).
Baca juga : Hari Pertama Pembekalan, Menhan Sjafrie Belajar Kedisiplinan dari Prabowo
Ketua MPR ke-15 dan Ketua DPR ke-20 ini menjelaskan, setiap pemimpin mempunyai gaya komunikasi sendiri dalam menyampaikan pesan-pesan yang diberikan. Presiden ke-7 RI Joko Widodo misalnya, gaya komunikasi yang disampaikan banyak menggunakan bahasa simbolik namun mudah dipahami. Jokowi menghindari istilah teknis yang rumit, sehingga pesan yang disampaikan bisa dimengerti oleh berbagai lapisan masyarakat.
Dalam banyak kesempatan, Jokowi juga berusaha menciptakan suasana yang lebih santai. Sering berinteraksi dengan masyarakat secara langsung, memberikan kesan dekat dan akrab. Selain itu, Jokowi memanfaatkan teknologi untuk berkomunikasi, seperti media sosial, dan sering membalas pesan atau komentar dari warganet.
Meskipun seorang presiden, sambung Bamsoet, Jokowi tetap menampilkan sosok yang relatable. Gaya berbusananya yang sederhana dan cara bicaranya yang tidak berlebihan membantunya terhubung dengan rakyat. "Melalui gaya komunikasinya yang khas ini, Jokowi berusaha membangun kedekatan dengan rakyat, serta menciptakan kepercayaan dalam kepemimpinannya," kata Bamsoet.
Baca juga : Beri Kuliah di Pascasarjana Unhan, Bamsoet Contohkan Kepemimpinan Strategis Prabowo
Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Kadin Indonesia ini memaparkan, Presiden Prabowo Subianto dalam berkomunikasi mencerminkan ketegasan dan keyakinan melalui bahasa tubuh, ekspresi wajah dan intonasi suara yang sangat berwibawa. Dalam pidato dan pernyataannya, Prabowo kerap menggunakan bahasa yang menekankan nilai-nilai nasionalisme, cinta tanah air, dan kemandirian bangsa. Ini menciptakan ikatan emosional dengan rakyatnya.
Prabowo juga menggunakan argumentasi yang kuat dan sangat meyakinkan. Penjelasan yang diberikan diperkuat fakta dan data untuk mendukung ucapannya, serta sering menggugah semangat patriotisme. Komunikasinya menyertakan visi jelas tentang masa depan yang ingin dicapai. Menggambarkan rencana dan langkah konkret untuk mencapai tujuan tersebut.
Bamsoet menambahkan, Prabowo cenderung tegas dalam menanggapi kritik. Prabowo tidak ragu untuk merespons lawan politik atau media secara langsung jika merasa perlu untuk membela posisinya. "Dalam banyak kesempatan, Prabowo berusaha menekankan pentingnya persatuan dan kerja sama antara berbagai elemen masyarakat untuk mencapai tujuan bersama," pungkas Bamsoet.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya