Dark/Light Mode

Indonesian Hipnosis Centre Kukuhkan Tokoh-Tokoh Ternama Jadi Instruktur Hipnosis

Minggu, 22 Desember 2024 12:44 WIB
Indonesian Hypnosis Centre (IHC) kembali menggelar acara pengukuhan 51 orang yang telah menyelesaikan Training of Trainer (TOT), kurikulum puncak IHC. Mereka dikukuhkan sebagai Trainer Hipnosis, di Jakarta. (Foto: Karimun Paputungan/Rakyat Merdeka)
Indonesian Hypnosis Centre (IHC) kembali menggelar acara pengukuhan 51 orang yang telah menyelesaikan Training of Trainer (TOT), kurikulum puncak IHC. Mereka dikukuhkan sebagai Trainer Hipnosis, di Jakarta. (Foto: Karimun Paputungan/Rakyat Merdeka)

RM.id  Rakyat Merdeka - Indonesian Hypnosis Centre (IHC) kembali menggelar acara pengukuhan 51 orang yang telah menyelesaikan Training of Trainer (TOT), kurikulum puncak IHC. Mereka dikukuhkan sebagai Trainer Hipnosis, di Hotel Asyana Kemayoran, Jakarta, Minggu (15/12/2024).

Dalam kesempatan tersebut, Direktur IHC Avifi Arka Ph.D mengungkapkan, bahwa IHC adalah sebuah lembaga profesional di bidang pelatihan sumber daya manusia dan hipnoterapi.

Avifi menambahkan, dalam pendekatan keilmuan, IHC menggunakan Hypnosis, NLP, EFT, Graphology dan keilmuan mind technology lainnya.

“Visi dan misi IHC adalah memberikan pemahaman kepada masyarakat Indonesia tentang manfaat dari aplikasi hipnosis dan menjadikan hipnosis sebagai profesi yang mulia,” ujar Avifi dalam keterangan diterima RM.id, Minggu (22/1/2024).

Sosok yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Perkumpulan Komunitas Hipnotis Indonesia (PKHI) Avifi Arka lebih lanjut menuturkan bahwa IHC sudah memiliki Ijin Operasional dari Kemendikbudristek dan Kemenakertrans. Selain itu, 14 ribu alumni IHC tergabung di Organisasi Profesi yaitu PKHI.

“PKHI sudah bermitra dengan Kementerian Kesehatan, sehingga lulusan IHC bisa membuka praktik hipnoterapi untuk melayani masyarakat dengan Ijin Praktek/STPT dari Dinas Kesehatan atau Dinas Perijinan se Indonesia,” imbuh Avifi.

Baca juga : Indonesia Dorong OKI Lebih Aktif Wujudkan Perdamaian Di Palestina

Dalam sambutannya, Avifi mengaku gembira dengan keilmuan hipnosis yang mulai berkembang pesat di Indonesia.

Hal ini, tampak dari deretan tokoh-tokoh penting yang menjalani pengukuhan sebagai instruktur PKHI pada kesempatan tersebut.

Avifi menekankan pentingnya menjunjung konsistensi dan kompetensi bagi para instruktur.

Menurutnya, masyakat Indonesia yang mendapat layanan bidang hipnosis baik itu layanan pendidkan dan pelatihan hipnosis, maupun layanan hipnoterapi.

"Hal ini penting untuk mendapatkan layanan dari lembaga yang terakreditasi dan petugas yang kompeten," pungkas Avifi.

Para Pioneer Yang Menjadikan Hipnosis Profesi Mulia

Para pembelajar yang telah menuntaskan kurikulum pelatihan hipnosis IHC, dikukuhkan sebagai instruktur oleh Direktur IHC Avifi Arka.

Baca juga : Universitas Budi Luhur Kukuhkan Prof Prudensius Maring Jadi Guru Besar

Avifi didampingi oleh Presiden International Association of Counselors & Therapists (IACT) Chapter Indonesia Andri Hakim.

Turut mendampingi dalam prosesi pengukuhan I Dewa Gede Sayang Adi Yadnya, Ketua Bidang Kemitraan PKHI. Di antara 51 orang yang menjalani prosesi pengukuhan instruktur hipnosis, tampak ada Dr KH Andian Parlindungan M.Ag, tokoh pendidik dan pendakwah. Ada pula, Pdt Johny Alexander Lontoh, dan tokoh masyarakat HM Arif’ An, SH, MH.

Mengenai aktivitasnya sebagai instruktur hipnosis, Andian Parlindungan mengatakan bahwa hipnosis dapat menjadi salah satu alternatif untuk menerapan pendidikan dan pembelajaran di kalangan anak didik.

“Keilmuan ini sangat membantu saya dalam menangani berbagai permasalahan anak-anak dan remaja, seperti kecanduan gadget, pornografi, kehilangan motivasi belajar, dan sejenisnya,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Indonesian Hypnosis Centre juga menyerahkan penghargaan kepada tiga peserta TOT terbaik. Yang berhasil meraih penghargaan tersebut yaitu Ustadz Muhammad Syaikul Islam, SHI dari Jawa Timur dan Dr Wahardi M.Ag dari Jawa Barat.

Selanjutnya Prof Dr dr Ari Yunanto, Sp.A dari Kalimantan Selatan juga mendapat penghargaan serupa.

Baca juga : Indonesia-China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama di Sektor Vokasi

Saat menyampaikan pesan kesan, Muhammad Syaikul Islam sebagai peserta TOT terbaik mengaku sangat bersyukur dapat mempelajari keilmuan hipnosis yang dahsyat.

Syaikul merupakan tokoh pemerhati pendidikan. Selanjutnya dia menilai bahwa kurikulum hipnosis di IHC selaras dengan kebijakan pemerintah yaitu Deep Learning  dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

“Tiga elemen: Deep Learning terdiri dari Mindfull Learning, dan Joyfull Learning. Ketiganya terakomodir selaras dalam kurikum IHC,” ujar M Syaikul.

Saat memberikan sambutan dan membuka acara, Sekretaris Umum Dewan Pengurus Nasional Ikatan Alumni IHC (KITA IHC) I Dewa Gede Sayang Adi Yadnya mengucapkan selamat kepada para instruktur hipnosis baru tersebut.

Dia berpesan agar instruktur selalu menjaga integritas. “Jadilah instruktur hipnosis yang memegang teguh konsistensi keilmuan dan kompetensi. Serta menjadi teladan yang membawa profesi hipnosis menjadi profesi mulia,” pungkas Dewa.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.