Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Menteri Bappenas: Program Makan Bergizi Gratis Dorong Ekonomi dan Hasil Tani Lokal
Senin, 30 Desember 2024 21:28 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Program Makan Bergizi Gratis akan meningkatkan permintaan hasil pertanian lokal sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Hal tersebut disampaikan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy, saat memberikan sambutan dalam acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) RPJMN 2025-2029 di Kantor Bappenas, Jakarta, Senin (30/12).
Menurut Rachmat, program tersebut tidak hanya memenuhi kebutuhan gizi anak-anak sekolah dan ibu hamil, tetapi juga memacu berbagai sektor ekonomi, terutama pertanian.
Baca juga : Prabowo Dan Ketum Partai Bicara Ekonomi Dan Politik
“Program makan bergizi akan mendorong permintaan baru terhadap hasil pertanian, pangan, dan membuka lapangan kerja. Selain itu, program ini akan mendukung pengembangan sarana dan prasarana logistik, serta menciptakan desa swasembada pangan, energi, dan air yang bersinergi dengan pengelolaan hutan sebagai cadangan pangan, energi, dan air,” jelas Rachmat.
Ia menambahkan, program ini diproyeksikan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara luas, menciptakan lapangan kerja baru. Dan memacu pertumbuhan ekonomi hingga 0,86 persen pada tahun pertama pelaksanaan RPJMN.
Program ini tidak hanya memenuhi kebutuhan gizi ibu hamil, balita, dan anak sekolah, tetapi juga mendukung prestasi dan partisipasi siswa.
Baca juga : Menhub: Stasiun Whoosh Karawang Berpotensi Gerakkan Ekonomi Daerah
"Selain itu, program ini akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat luas dan menciptakan lapangan kerja baru, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional,” ujar Rachmat.
Program Makan Bergizi Gratis juga merupakan bagian dari strategi Big Push yang diharapkan berdampak signifikan pada perekonomian nasional.
“Ini adalah contoh strategi Big Push yang dapat langsung dilaksanakan. Permintaan agregat yang besar dari program ini akan menciptakan pasokan yang besar pula, sehingga demand creates supply. Ini akan menjadi dorongan besar bagi pertumbuhan ekonomi,” ungkapnya.
Baca juga : BGN Tepis Isu Pungutan Di Program Makan Bergizi Gratis: Tidak Wajib Beli Wadah!
Rachmat berharap, program ini akan memberikan dampak yang luas dan merata, serta dirasakan oleh penerima manfaat secara tepat sasaran.
“Diharapkan program ini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah, sehingga menopang pertumbuhan ekonomi nasional secara berkelanjutan,” tutupnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya