Dark/Light Mode

Info Terbaru Dari IKN

Sarana Dan Prasarana Untuk ASN Bisa Digunakan Tahun Ini

Rabu, 8 Januari 2025 08:08 WIB
Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono. (Foto: Humas Otorita IKN)
Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono. (Foto: Humas Otorita IKN)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pembangunan Ibu Kota Nu­santara (IKN) di Kalimantan Timur, terus mengalami kemajuan. Info terbaru, sarana dan prasarana untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) sudah bisa digunakan tahun ini.

Kabar ini diungkapkan Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono. Menurut Basuki, IKN sudah siap menyambut perpindahan ASN.

"Kami pastikan sarana-prasarana ASN Kota Nusantara siap digunakan tahun ini," kata Basuki, di Penajam Paser Utara, Kaltim, Selasa (7/1/2025).

Basuki menjelaskan, berbagai sarana dan prasarana yang sudah siap untuk digunakan. Mulai dari hunian, kantor, kompleks pertokoan, menyediakan kebutuhan dasar seperti listrik dan air bersih bagi ASN. Dengan kondisi ini, Basuki memastikan ASN sudah bisa beker­ja tahun ini.

Baca juga : Rumahnya Di Bekasi Digeledah KPK, Hasto Ngantor Di Jakarta

"Semua sudah siap bagi ASN untuk pindah ke Kota Nusantara," cetus mantan menteri PUPR itu.

Karena fasilitas sudah siap, Ba­suki menyebut, pemindahan ASN ke IKN tinggal menunggu arahan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini. Apalagi, beberapa bangunan yang menjadi prioritas Pemerintah juga sudah rampung. ­

"Pembangunan sejumlah infrastruktur sektor eksekutif di kawasan inti pusat pemerintahan (KIPP) Kota Nusantara juga sudah selesai," ungkap Basuki.

Lebih lanjut, Basuki menyebut infrastruktur sektor legislatif dan yudikatif, termasuk kantor, hunian pejabat dan fasilitas pendukung lainnya, ditar­get rampung pada 2028. Bukan hanya kesiapan fasilitas, OIKN juga memper­siapkan sistem ketahanan pangan yang solid. Sistem ini dirancang melalui skema kerja sama dengan sejumlah dis­tributor pangan yang berada di Kaltim.

Baca juga : Pekan Pertama 2025, Komdigi Sudah Menindak Puluhan Ribu Akun Judol

Direktur Ketahanan Pangan OIKN, Setia Lenggono mengatakan, kebutuhan pangan ASN yang direncanakan mulai pindah ke IKN pada April 2025, telah diantisipasi dengan berbagai upaya. OIKN bekerja sama dengan beberapa pihak strategis seperti para distributor pangan. Di antaranya Bulog, J-Food, serta badan usaha milik OIKN sendiri.

Langkah ini diambil untuk memas­tikan tidak ada kekurangan pasokan pangan bagi penduduk IKN, khusus­nya ASN dan pekerja yang terlibat dalam proyek pembangunan. Kata dia, sejak dimulainya proyek pembangun­an IKN, kebutuhan pangan di wilayah tersebut mengalami peningkatan sig­nifikan. Hal ini terutama disebabkan oleh keberadaan 26 ribu pekerja kon­struksi yang membutuhkan pemenu­han logistik pangan sehari-hari.

Meski demikian, Kaltim masih mengandalkan pasokan pangan dari luar daerah untuk memenuhi kebu­tuhan produk hortikultura dan hasil peternakan, seperti sapi dan kambing. Ke depan, OIKN berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak guna mendukung ke­mandirian pangan IKN.

"OIKN tidak hanya berfokus pa­da pemenuhan kebutuhan pangan jangka pendek, tetapi juga berusaha membangun sistem ketahanan pangan jangka panjang," tegasnya.

Baca juga : Pilkada Ulang Bangka Butuh Anggaran Rp 35 M

Dengan memanfaatkan potensi lokal Kaltim, Lenggono berharap dapat mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari luar daerah dan mendu­kung pertumbuhan sektor agribisnis setempat.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.