Dark/Light Mode
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Sebelumnya
“Saya yakin Kementerian PU tetap dapat melaksanakan target-target kegiatannya meskipun terkena pemangkasan anggaran. Sebab untuk belanja penting dan program-program yang langsung ke masyarakat, tak ada masalah, “ ujar Legislator Dapil Banten III tersebut.
Sebelumnya, Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi menegaskan, pemblokiran anggaran pembangunan IKN tidak berarti anggarannya tidak tersedia. Menurutnya, dana tersebut hanya belum dibuka untuk digunakan.
“Kalau diblokir itu bukan berarti anggarannya enggak ada, kan. Anggarannya hanya belum dibuka,” ujar Hasan di Gedung Kwarnas, Jakarta, Jumat (7/2/2025).
Baca juga : Isu Reshuffle Bergulir, Bahlil Yakin 8 Menteri Golkar Aman
Hasan menjelaskan, anggaran pembangunan IKN saat ini berada di Kementerian PU dan Otorita IKN. Dia kemudian mengingatkan bahwa Presiden Prabowo Subianto berkomitmen akan meneruskan pembangunan IKN.
Kata Hasan, Presiden Prabowo menyiapkan pembangunan IKN dengan biaya sekitar Rp 48 triliun selama lima tahun ke depan.
“Target pemerintah kan menyelesaikan kawasan inti pusat pemerintahan, membangun gedung yudikatif dan membangun gedung legislatif,” ujarnya.
Baca juga : Jangan Sok Berkuasa Jangan Tutupi Kesalahan
Sementara itu, Sekretaris Jenderal Kementerian PU Mohammad Zainal Fatah menegaskan, pemblokiran anggaran pembangunan IKN bukan karena efisiensi anggaran sebagaimana tercantum dalam Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1/2025 tentang Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan APBN dan APBD 2025. Menurut dia, pemblokiran tersebut merupakan mekanisme umum yang biasa dilakukan di awal tahun, dan dana yang diblokir bukan bagian dari anggaran operasional.
Sementara itu, Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno mengajak kepada seluruh pihak untuk mengikuti arahan dari Presiden Prabowo terkait pembangunan IKN. Semua pihak tak perlu berpolemik tentang anggaran IKN yang dikabarkan diblokir. Apalagi, pihak Otorita IKN sudah menegaskan bahwa pembangunan akan terus dilanjutkan.
“Mari kita ikuti arahan Presiden Prabowo yang sudah menyampaikan untuk saat ini fokus penyelesaian pembangunan kantor legislatif, yudikatif dan ekosistem pendukungnya,” kata Eddy.
Baca juga : Sikat Koruptor, KPK Dan Kejagung Sama-sama Ngegas
Politisi PAN ini optimis, Presiden akan memutuskan yang terbaik tentang IKN. Kata dia, tantangannya sekarang adalah pada implementasi di jajaran pemerintahan.
“Penting untuk fokus mengikuti semua arahan Presiden Prabowo tanpa kecuali,” kata dia. [BCG]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.