Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Wamentan Bilang Presiden Marah MinyaKita Disunat
Tidak Boleh Menari-nari Di Atas Penderitaan Rakyat
Kamis, 13 Maret 2025 08:20 WIB
Sebelumnya
“Sudah dilakukan pengecekan dan monitoring di beberapa tempat, termasuk pasar tradisional dan toko kelontong,” ujarnya.
Sebelumnya, Menteri Pertanian Amran Sulaiman menemukan ketidaksesuaian takaran pada MinyaKita saat melakukan sidak di Pasar Lenteng Agung, Jakarta Selatan, pada Sabtu (08/03/2025).
Temuan ini menunjukkan bahwa MinyaKita, yang seharusnya berukuran 1 liter, hanya berisi 750 hingga 800 mililiter. Hal ini menimbulkan kekecewaan dan kecaman dari berbagai pihak, terutama karena terjadi di bulan suci Ramadan.
Baca juga : Anggota DPR: Saya Terima SPPD
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan bakal menindak seluruh pelanggaran prosedur yang merugikan konsumen MinyaKita. Kepolisian sudah membentuk Satgas Pangan Polri yang diketuai oleh Brigadir Jenderal Helfi Assegaf untuk menyelidiki minyak goreng kemasan MinyaKita yang tengah viral belakangan ini.
“Kemarin kami turun ke tiga lokasi, kami lakukan pendalaman dan kemungkinan akan kami lakukan penegakkan hukum. Memang ada yang kami dapati isinya tidak sesuai dengan kemasan satu liter,” kata Sigit saat ditemui di Auditorium Mutiara STIK Polri, Jakarta, Senin (10/3/2025).
Sehari sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) menegaskan perlunya tindakan tegas terhadap perusahaan minyak goreng yang curang dalam pengemasan MinyaKita. Ia menekankan, pemerintah berkomitmen menjaga integritas distribusi bahan pokok, terutama di bulan suci Ramadan.
Baca juga : Ada Beras Berkutu Di Gudang Bulog
“Kalau ada yang menipu, masukkan ke penjara,” tegas Zulhas di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (11/3).
Zulhas menegaskan tindakan tegas harus segera diambil untuk mencegah praktik serupa yang merugikan konsumen. Ia mengingatkan seluruh distributor dan produsen MinyaKita agar tidak mempermainkan kebutuhan pokok masyarakat, terutama di bulan suci Ramadan.
“Seluruh distributor dan produsen MinyaKita jangan bermain-main dengan kebutuhan pokok rakyat di bulan suci Ramadan ini,” tegasnya. [BCG]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya