Dark/Light Mode

KPK Usul Koruptor Tak Usah Dikasih Makan di Penjara

Selasa, 18 Maret 2025 15:42 WIB
Foto; Tedy Kroen/RM.
Foto; Tedy Kroen/RM.

RM.id  Rakyat Merdeka - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Johanis Tanak mengusulkan kepada pemerintah untuk tak menyediakan makan bagi koruptor selama menjalani penahanan di dalam penjara.

Pemerintah, kata Tanak, cukup menyediakan alat pertanian. Para koruptor itu nantinya menggunakan alat tersebut untuk bercocok tanam. Nah hasilnya, untuk mereka makan.

“Pemerintah tidak perlu menyediakan makanan untuk mereka, cukup sediakan alat pertanian supaya mereka berkebun, bercocok tanam di ladang atau di sawah untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka sendiri yang berasal dari hasil keringat mereka sendiri,” ujar Tanak melalui pesan singkat, Selasa (18/3/2025).

Baca juga : Job Fair Di Tiap Kecamatan Bantu Atasi Pengangguran

Selain itu, Tanak berharap agar pidana badan minimal diubah menjadi 10 tahun. Ia meyakini hal itu akan memberi efek jera, baik bagi koruptor maupun orang lain agar takut berbuat korupsi.

“Harapan saya dengan begitu orang akan punya rasa takut untuk melakukan korupsi,” tuturnya. 

Tanak juga sepakat dengan pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang ingin membangun penjara khusus koruptor di pulau terpencil. 

Baca juga : Penjual Kopi Kaki Lima Rasakan Dampak Setelah Gabung PNM Mekaar

Sebelumnya, Prabowo mengaku akan menyiapkan rencana pembuatan penjara di pulau terpencil yang diperuntukkan bagi para koruptor.

"Saya juga akan sisihkan dana buat penjara di suatu tempat yang terpencil. Mereka nggak bisa keluar. Kita akan cari pulau. Kalau mereka keluar, biar ketemu sama hiu," kata Prabowo di Kantor Kemendikdasmen, Jakarta, Kamis (13/3/2025).

Menurutnya, negara akan menuju ambang kehancuran apabila banyak korupsi di dalamnya. Untuk itu, Ketua Umum Partai Gerindra itu mengklaim tak main-main dengan tindak pidana korupsi.

Baca juga : Kejagung Bongkar Dugaan Korupsi Minyak Mentah, Erick Akan Review Total Pertamina

Prabowo mengaku bisa bertindak lebih ekstrem dengan mengusir para koruptor dari Indonesia.

"Mereka harusnya ngerti saya ini siap mati untuk bangsa dan negara ini. Mafia manapun saya tidak takut. Apalagi ada Kapolri dan TNI, apalagi ada guru-guru akan membantu saya," tegasnya.

"Koruptor-koruptor itulah yang buat guru susah, dokter, perawat, petani susah. Kita akan usir mereka dari bumi Indonesia kalau perlu," sambung Prabowo.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.