Dark/Light Mode

Video Dugem Dan Pesta Miras Di Dalam Rutan Viral

Usut Semua Yang Terlibat!

Senin, 21 April 2025 07:25 WIB
Ketua Komisi XIII DPR Willy Aditya. (Foto: Dok. Pribadi)
Ketua Komisi XIII DPR Willy Aditya. (Foto: Dok. Pribadi)

RM.id  Rakyat Merdeka - Video dugem dan pesta minuman keras (miras), yang dilakukan sejumlah tahanan di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas I Sialang Bungkuk, Pekanbaru, Riau, viral. Sejumlah kalangan meminta pengusutan kasus tersebut hingga ke akar-akarnya. Jangan berhenti di tingkat Kepala Rutan dan Kepala Keamanan Rutan.

Ketua Komisi XIII DPR Willy Aditya mengatakan, kehebohan yang terjadi di Rutan Kelas I Sialang Bungkuk, Pe­kanbaru, Riau, telah menjadi perhatian DPR.

Menurutnya, peristiwa terse­but mirip dengan kejadian di Lapas Tanjung Raja, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan (Sumsel) akhir tahun lalu dan peristiwa sejenis lain.

Sebab itu, lanjut Willy, pihaknya akan melakukan evaluasi menyeluruh terkait pengelolaan lapas dan rutan, mulai dari hulu hingga hilir.

Baca juga : 7 Ribu Truk Per Hari Padati Tanjung Priok

Dia menegaskan, semua per­soalan akan dibedah satu per satu, untuk menghasilkan peta jalan perbaikan lapas di Indo­nesia.

“Kalau warga binaan sampai merasa perlu dugem, konsumsi miras dan narkoba, bagaimana asesmen psikologis terhadap mereka? Jadi, banyak hal yang perlu diperiksa,” ujar Willy dalam keterangannya dikutip, Minggu (20/4/2025).

Wakil Ketua Komisi XIII DPR Andreas Hugo Pareira menambahkan, viralnya video karaoke dan pesta miras di Rutan Sialang Bungkuk telah mencoreng integritas petugas di mata masyarakat.

Politisi PDI Perjuangan ini meyakini, terjadinya peristiwa itu disebabkan adanya hab­bit atau kesengajaan dari internal petugas lapas.

Baca juga : Horor Macet di Priok: Ambulans Tidak Bisa Gerak, Sopir Truk Jengkel & Lelah

Andreas menduga, pihak Lapas dengan warga binaan ‘main mata’, sehingga para tahanan bisa berbuat sesuka hati, hingga melakukan pelanggaran hukum saat menjalani hukuman.

“Kalau petugasnya disiplin dan punya wibawa, peristiwa seperti ini sulit terjadi. Kunci­nya, integritas dan dedikasi,” tegasnya.

Andreas menilai, pencopotan Kepala Rutan Pekanbaru Bas­tian Manalu belum cukup untuk memberikan efek jera.

Dia meminta seluruh petugas yang ditugaskan di sana hingga saat kejadian diperiksa. Sebab, aksi karaoke dan pesta itu tidak mungkin luput dari panca indra manusia.

Baca juga : Sejumlah Menteri Menghadap Jokowi, Kata Muzani, Prabowo Nggak Terganggu Kok

“Irjen Imipas harus turun tangan dan tegas memeriksa semua aparat petugas Lapas, mulai dari Kalapas sampai pada petugas lapangan. Harus tegas memberikan sanksi kepada petu­gas yang indisipliner,” pintanya.

Kepala Kanwil Ditjen PAS Riau Maizar menjelaskan, pi­haknya telah membebastugas­kan Kepala Rutan Sialang Bung­kuk Bastian Manalu dan Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan Jelfry, pasca kejadian tersebut.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.