Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
4 Bulan Hilang, 510 Personel Lengkap Heli Dan Drone Dikerahkan Cari Iptu Tomi
Rabu, 23 April 2025 22:33 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Sebanyak 510 personel gabungan dikerahkan dalam Operasi Moskona AB 2025 untuk mencari Iptu Tomi Samuel Marbun, mantan Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Teluk Bintuni, yang hilang sejak 18 Desember 2024 saat memimpin operasi pengejaran kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua Barat.
Operasi ini ditandai dengan apel gelar pasukan yang digelar di Mapolres Teluk Bintuni, Selasa (22/4/2025). Apel dipimpin langsung oleh Kapolda Papua Barat, Irjen Johnny Eddizon Isir, yang mengingatkan seluruh personel akan pentingnya menjunjung tinggi nilai-nilai Catur Prasetya Polri dalam menjalankan misi kemanusiaan ini.
Baca juga : Tahan Suku Bunga Di 5,75 Persen, BI Jaga Stabilitas Dan Pertumbuhan Ekonomi
“Sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, kita harus bertanggung jawab, teguh pada prinsip, dan mengutamakan kepentingan negara,” ujar Kapolda dalam amanatnya.
Operasi pencarian ini melibatkan personel gabungan dari Polri, TNI, Basarnas, serta sejumlah instansi terkait. Berbagai peralatan canggih seperti drone, helikopter, spit, long boat, serta perlengkapan SAR turut diterjunkan. Selain itu, masyarakat lokal dilibatkan guna mendukung proses pencarian yang berlangsung di wilayah hutan dan sungai yang dikenal berat secara medan.
Baca juga : Rosan: Diumumkan Senin Pukul 12.00
Kabid Humas Polda Papua Barat, Kombes Ignatius Benny Ady Prabowo, meminta masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh spekulasi. Ia menekankan bahwa seluruh informasi resmi akan disampaikan langsung oleh otoritas berwenang.
Setelah apel, pasukan melaksanakan Technical Floor Game (TFG) untuk menyempurnakan taktik dan skema koordinasi antarinstansi dalam pencarian yang telah memasuki tahap ketiga ini.
Baca juga : Gerhana Bulan Total Maret 2025: Jadwal Lengkap Dan Tata Cara Shalat Gerhana
Diketahui, Iptu Tomi hilang saat menyeberangi Kali Rawara, Kampung Meyah Lama, Distrik Moskona Barat. Saat itu ia memimpin operasi penangkapan KKB. Dua upaya pencarian sebelumnya pada akhir Desember 2024 dan awal Februari 2025 belum membuahkan hasil.
Kasus hilangnya Iptu Tomi mendapat perhatian nasional, termasuk dari Komisi III DPR RI yang meminta Kapolri membentuk tim pencari fakta di bawah pengawasan parlemen.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya