Dark/Light Mode

Prabowo Pelajari Surat Pengunduran Diri Hasan Nasbi, Belum Tunjuk Pengganti

Rabu, 30 April 2025 15:19 WIB
Mensesneg Prasetyo Hadi. (Foto: IG/@prasetyo_hadi28)
Mensesneg Prasetyo Hadi. (Foto: IG/@prasetyo_hadi28)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan, Presiden Prabowo Subianto masih akan mempelajari surat pengunduran diri Hasan Nasbi dari jabatan Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (Presidential Communication Office/PCO). Hingga kini, Prabowo belum menetapkan sosok pengganti Hasan.

"Berkenaan dengan permohonan mundurnya Pak Hasan, Bapak Presiden sudah kami laporkan dan beliau ingin terlebih dahulu mempelajarinya," ujar Pras, sapaan akrab Prasetyo, dalam keterangan tertulis kepada wartawan, Rabu (30/4/2025).

Baca juga : Prabowo Dan Gibran Terima Pengusaha Korea Di Istana, Bahas Investasi Strategis

Pras menegaskan, Presiden belum menindaklanjuti isi surat pengunduran diri tersebut, termasuk belum masuk ke tahap penjaringan calon pengganti.

“Jadi, belum sampai pada tahap surat diteken, apalagi mencari penggantinya,” jelas politisi Partai Gerindra itu.

Baca juga : RI-Saudi Gelar Pameran Warisan Budaya di Istiqlal, Ada Kunjungan Virtual ke Ka’bah

Sebelumnya, Hasan Nasbi mengumumkan pengunduran dirinya melalui akun Instagram @totalpolitikcom pada Selasa (29/4/2025). Dalam unggahan video yang disukai lebih dari 7.000 pengikutnya, Hasan menyebut bahwa hari terakhirnya menjabat sebagai Kepala PCO adalah Senin, 21 April 2025.

“Teman-teman semua, hari Senin, tanggal 21 April 2025, adalah hari terakhir saya menjalani aktivitas di Kantor Komunikasi Kepresidenan. Itu sebabnya hari itu saya abadikan,” ucap Hasan dalam video tersebut.

Baca juga : Ijtima Santri Pasundan Hasilkan 25 Aspirasi untuk Dedi Mulyadi

Hasan, yang juga pendiri lembaga survei Cyrus Network, mengungkap alasannya mundur dari jabatan tersebut. Ia mengaku menghadapi persoalan yang tak lagi dapat ia atasi.

“Ada sesuatu yang sudah tidak bisa lagi saya atasi, atau persoalan itu sudah di luar kemampuan saya,” ungkapnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.