Dark/Light Mode

Kasus Pengurusan RPTKA Di Kemnaker

Geledah 7 Lokasi, KPK Sita 8 Mobil Dan 1 Motor

Minggu, 25 Mei 2025 07:15 WIB
Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Budi Prasetyo menyampaikan keterangan terkait barang bukti (barbuk) sitaan kasus dugaan korupsi pengurusan Rencana Penggunaan Tenaga Kerja Asing Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (23/5/2025). (Foto: ANTARA FOTO/Reno Esnir/app/tom)
Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Budi Prasetyo menyampaikan keterangan terkait barang bukti (barbuk) sitaan kasus dugaan korupsi pengurusan Rencana Penggunaan Tenaga Kerja Asing Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (23/5/2025). (Foto: ANTARA FOTO/Reno Esnir/app/tom)

 Sebelumnya 
Selain itu, kemarin KPK juga melakukan pemeriksaan terh­adap para saksi. Saksi yang di­periksa adalah Direktur Jenderal (Dirjen) Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja (Binapenta PKK) Kemnaker periode 2020-2023 Suhartono dan Dirjen Binapenta periode 2024-2025 Haryanto.

Selain itu, KPK turut memanggil dua saksi lainnya, yakni Direktur PPTKA Kemnaker 2017-2019 Wisnu Pramono dan Direktur PPTKA 2024-2025 Devi Angraeni.

Keempatnya memenuhi panggilan penyidik KPK. Suhartono dan Wisnu Pramono datang pu­kul 08.52 WIB, Haryanto pukul 08.47, sedangkan Devi Angraeni pukul 08.28 WIB.

Baca juga : Jaga Daya Beli, Dorong Transformasi & Hilirisasi

Namun Budi belum men­jelaskan materi pemeriksaan yang akan ditanyakan peny­idik. “Pemeriksaan dilakukan di Gedung KPK Merah Putih,” imbuhnya.

KPK tengah mengusut kasus dugaan pemerasan dan gratifika­si di Kemnaker. Pemerasan di­lakukan para pejabat Kemnaker dalam pengurusan RPTKA.

Praktik lancung tersebut di­lakukan dalam rentang tahun 2020 sampai 2023. KPK pun telah menjerat delapan orang sebagai tersangka, tapi belum diungkapkan identitasnya.

Baca juga : Bos ASDP Patok Mulai Beroperasi Tahun Ini

KPK juga telah melakukan serangkaian penggeledahan di sejumlah lokasi, termasuk Gedung A Kemnaker, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan. Tiga unit Mobil disita dalam penggeledahan tersebut.

Menteri Ketenagakerajaan (Menaker) Yassierli mendukung proses hukum yang sedang di­lakukan KPK.

Menurut dia, sudah ada be­berapa pejabat yang dicopot karena diduga terlibat kasus tersebut. [YUD]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.